Devide Et It Vera di Negeri Antah Berantah

Selasa, 1 Desember 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Usman Lamreueng

Usman Lamreueng

Opini oleh | Usman Lamreung

MENURUT sebuah riwayat, terdapat sebuah negeri di Antah Berantah yang kaya raya tapi rakyatnya banyak yang morat-marit, hidup dalam huru-hara. Bahkan penduduk negeri itu dikisahkan banyak yang deuk troe (banyak yang lapar), saket asoe (berpenyakitan), buta tuloe (berprestasi rendah).

Negeri di Antah Berantah itu pernah mencapai kejayaan pada masa leluhur sekira 3 abad lalu. Kala itu orang-orang dari negeri-negeri tetangga banyak merantau ke negeri Antah Berantah itu untuk tujuan menimba ilmu dan mencari nafkah.

BACA JUGA...  Nek Aminah Hidup Tenteram Bersama Keluarga

Oleh karena itu, banyak kampung di negeri Antah Berantah ini mempunyai nama mirip nama negeri tetanggga, seperti Kotanya Malaka, Kampungnya Jawa, Cina, Desanya Padang, Daerahnya Jamee, Negerinya Portugis, dan lain-lain.

Suatu ketika negeri di Antah Berantah itu dipimpin oleh raja yang memiliki kelainan kejiwaan dibanding leluluhnya. Jika dulu ada leluruh yang hobi menyabung ayam (peulet manok), Sang Raja yang satu ini malah hobi mengadu domba tokoh rakyat (peupok ureung).

BACA JUGA...  Kepolisian Republik Indonesia Bangga WASI Pecahkan Tiga Rekor Selam Dunia

Diriwayatkan, hampir saban tahun Sang Raja menggelar even Adu Domba antar tokoh. Ketika suasana negeri sedang teduh, maka dia membuat sayembara yang menghebohkan. Sang Raja sepertinya sangat menikmati sayembara ini; syuuurrr!

Berita Terkait

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers
Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri
Ayah Wa: Pers Harus Tetap Dekat dengan Rakyat demi Demokrasi yang Kuat
Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali Menjadi Suara Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:44 WIB

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Jumat, 4 September 2026 - 16:51 WIB

PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:30 WIB

Bupati Asel HMW (pakai rompi)  didampingi Sekdakab Diva Samudra Putra dan Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino Lubis menjelaskan tentang penanganan banjir di Trumon, Jumat, (30/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:24 WIB