Lebih lanjut Dayan mengajak agar seluruh peserta pelatihan bersikap disiplin dan serius dalam mengikuti kegiatan itu, sehingga nantinya benar-benar memiliki kompetensi yang mampu bersaing di dunia kerja. “Kami berharap peserta dapat mengikuti pelatihan ini semaksimal mungkin,” ucapnya.
Melihat potensi Aceh Utara ke depan, Dayan optimis dengan pelatihan yang dilaksanakan di UPTD BLK Aceh Utara akan ikut andil dalam pemenuhan tenaga kerja di sejumlah perusahaan raksasa yang berlokasi di Aceh Utara.
Dayan juga mengatakan, penduduk Aceh Utara merupakan yang terbanyak di Aceh, dan Aceh Utara juga mendapatkan peringkat lima kabupaten termiskin di Indonesia. Oleh karena itu, Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) di UPTD BLK Aceh Utara diharapkan mampu meminimalisir pengangguran dan mampu meningkatkan perekonomian.
Sebelumnya, Kepala Dinas Penanaman Modal Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Utara Nyak Tiari, SE, MM, mengatakan pada tahun 2024 ini melalui UPTD BLKI (Balai Latihan Kerja Industri) Dinas PMTransNaker Aceh Utara mendapatkan paket kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi sebanyak 11 paket.
Paket pelatihan ini dilaksanakan dalam 2 tahapan pelatihan. Yaitu 7 paket pelatihan dilaksanakan pada angkatan 1, dan 4 paket dilaksanakan pada angkatan 2.




