Bunda PAUD Aceh Tamiang Raih Prestasi Nasional, Inovasi dari Karang Baru Menembus Jakarta

Bunda PAUD Aceh Tamiang Raih Prestasi Nasional, Inovasi dari Karang Baru Menembus Jakarta. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Ist].

Yuyun percaya bahwa pendidikan anak usia dini bukan sekadar program negara, tetapi ikhtiar moral untuk memberi masa depan yang lebih terang bagi generasi Aceh Tamiang.

Komitmen yang Tak Berhenti di Panggung Nasional.

BAGI Yuyun, penghargaan nasional ini adalah pengingat bahwa masih banyak pekerjaan rumah di lapangan.

“Prestasi ini bukti komitmen kita bersama dalam meningkatkan partisipasi dan kualitas layanan PAUD di Bumi Muda Sedia, khususnya Karang Baru. Saya berharap ini menjadi inspirasi untuk semua Bunda PAUD agar terus berinovasi bagi generasi emas Aceh Tamiang,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci. Tanpa kerja para guru, kader, perangkat gampong, hingga dukungan pemerintah daerah, inovasi PAUD tidak akan pernah menyentuh anak-anak di pelosok.

BACA JUGA...  Tahun Ajaran Baru: SD Negeri 6 Tanah Jambo Aye Gelar MPLS dengan Gembira

“Tidak berhenti di sini, kami akan terus bersinergi mengawal inovasi yang sudah berjalan, sekaligus mengampanyekan program Wajib Belajar 13 Tahun,” tambahnya.

Pesan Pemerintah Pusat; PAUD Adalah Pondasi.

DALAM kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti memberikan pesan kuat mengenai pentingnya PAUD sebagai fondasi pendidikan nasional.

“Pendidikan anak usia dini adalah tahapan yang sangat menentukan masa depan bangsa. Anak-anak yang mendapat kesempatan belajar di PAUD memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi, nilai akademik yang lebih baik, dan kesiapan yang lebih matang untuk menjadi anak Indonesia yang hebat,” ujarnya.

Pernyataan itu seakan menguatkan langkah para Bunda PAUD seluruh Indonesia, termasuk Aceh Tamiang, untuk terus memperjuangkan pendidikan sejak usia dini sebagai bagian dari agenda strategis negara.