Anggota DPRA Dan DPRK Peka Dalam Aspirasi Rakyat Aceh Selatan

  • Bagikan
T. Sukandi pertanyakan anggota DPR Aceh dan DPRK Aceh Selatan terkait Aspirasi peruntukkan masyarakat yang tidak pernah kesampaian

 38 total views,  2 views today

Anggota DPRA Dan DPRK Peka Dalam Aspirasi Rakyat Aceh Selatan

TAPAKTUAN (MA) – Anggota DPR Aceh dan DPRK Aceh Selatan disitir Peka (pemerhati kebijakan) menanggapi pemberitaan di sejumlah media masa yang memuat adanya taburan tanah liat. Dan batu kerikil kecil di badan jalan Gunung Alue Kriet tepatnya di lintasan Sawang-Meukek.

Dalam kesempatan ini, T Sukandi mengatakan, Sontak membuat hatinya bertanya di manakah fungsi kontrol Anggota DPRA & DPRK Aceh Selatan sebagai (Sosial Kontrol).

Sebab para anggota DPR Aceh dan DPRK Aceh Selatan sama fungsinya, Legislasi, Penganggaran dan Pengawasan. Dan ketiga fungsi tersebut harus berjalan ditengah-tengah tatanan soaial kemasyarakatan.

“Terhadap daerah pemilihan mereka khususnya dapil (daerah pemilihan) Sawang dan Meukek) dan Anggota DPRA dapil sembilan,” Kata T Sukandi

Lanjutnya, Anggota DPRA maupun DPRK ini aspirasi rakyat yang mesti mereka tampung dan salurkan, sebab selama ini, aspirasi para anggota dewan terhormat tak tersalur ke masyarakat.

Jangan sampai Anggota DPRA dan DPRK di tuding oleh masyarakat hanya cepat tanggap dalam urusan Dana Aspirasi (Pokir). Tapi lalai dan lamban dalam menyikapi aspirasi. Sambungnya

“Karna ini menyangkut keamanan sebagai wujud kepentingan orang banyak.” Ucapnya

Sementara hingga berita ini di tayangkan Anggota Dewan dapil Sawang Meukek belum menjawab rilis awak media, senin.

Sebelumnya, Jalan lintas tanjakan Gunung Lhok Kriet Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan mengancam penguna jalan. Pasalnya jalan lintas nasional tersebut di penuhi lumpur tanah dan krikil yang berakibat mengundang rawannya kecelakaan.

Salah satu pengguna jalan Novi kepada Wartawan, Minggu, 14 November 2021 mengatakan, lumpur tanah yang menempel di badan jalan nasional tepatnya di tanjakan Gunung Lhok Kriet, Kecamatan Sawang itu di karenakan adanya pekerjaan galian yang berdekatan dengan akses jalan nasional itu. [Ilham].

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...