Pencarian Bocah Terseret Arus Selokan di Semarang Dilanjut Besok

Selasa, 4 Desember 2012

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Dicky Fauzi (9), salah satu korban terseret arus di Kelurahan Karanganyar Gunung RT 02 RW I Kecamatan Candisari Semarang tergolek lemas di rumah neneknya setelah sempat mendapat perawatan di RS Elizabeth. Sementara itu rekannya, Qiyan Afriano (7) yang ikut terseret arus selokan hingga kini belum ditemukan.

Dicky mendapat sejumlah jahitan di kepala sementara punggung dan kakinya mengalami luka lecet. Ia terluka saat terseret arus selokan di dekat rumahnya sekitar pukul 14.00 WIB siang tadi ketika hujan lebat mengguyur Semarang. Bahkan Dicky sempat terseret hingga terjun dari ujung selokan berupa jurang.

BACA JUGA...  Migrasi Politik Eks Kombatan GAM Ke Partai Nasional

“Dia menaiki jurang dengan memanfaatkan pepohonan yang ada,” kata bibi Dicky, Maeda (35) di rumah ibunya, Karanganyar Gunung, Semarang, Selasa (4/12/2012).

Melihat keponakannya yang saat itu menangis dan bersimbah darah, Maeda segera memberi pertolongan pertama. Namun karena darah masih mengucur dari kepalanya, pihak keluarga langsung melarikannya ke RS Elizabeth.

Sementara itu pencarian korban Qiyan oleh tim Basarnas Semarang terpaksa dihentikan sekitar pukul 18.00 WIB tadi. Humas Basarnas Kantor Semarang, Aris Triyono mengatakan hal tersebut dilakukan karena kondisi sudah mulai gelap.

BACA JUGA...  Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung

“Kami menarik dua belas personil dari lokasi karena kondisi semakin gelap dan membahayakan personil,” tandasnya.

Aris menambahkan, pencarian akan di lanjutkan besok Rabu (5/12/2012) di sejumlah lokasi serentak pada pukul 08.00 WIB. Penyisiran akan dilakukan dari dua titik yaitu muara dan lokasi pertama kejadian.

“Dari arah bawah akan dimulai dari muara Tambak Lorok dan kawasan Kartini, selain itu pencarian juga dilakukan dengan menyisir dari lokasi pertama kejadian,” ujar Ari.

BACA JUGA...  MBG DI TENGAH LUKA BANJIR

Dua bocah tersebut terseret arus saat bermain di pinggir selokan di sekitar tempat tinggalnya. Namun mereka yang berada di dua lokasi awal yang berbeda terpeleset dan terseret di selokan yang sama. Korban Dicky selamat setelah sempat terpelanting mengikuti arus yang deras dan terjun dari jurang, sementara korbban Qiyan masih dalam pencarian.

(mpr/mpr)

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat terima pompa air foto bersama dengan Mendagri Tito Karnavian, Selasa (3/11).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air

Rabu, 4 Nov 2026 - 07:54 WIB