Lindungi NKRI, TNI-AU Sabang Berada di Tempat Terasing

Senin, 15 Januari 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang (ADC) – Untuk menjaga dan melindungi Negara Kesatuan Negara Indonesia (NKRI), TNI-AU Lanud MUS harus rela meninggalkan keluarga dan berada tempat asing.

Demikian yang dilaksanakan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU), Lanud Maimun Saleh (MUS) Sabang yang bertugas di puncak Radar yang berlokasi di Gampong Iboih Kecamatan Sukakarya Sabang.

Komandan Lanud MUS Sabang Letkol PNB Ahmad Putra Utama Tarigan, kepada ADC mengatakan sudah menjadi kewajiban menjalankan tugas 24 jam tanpa istirahat, untuk, memantau benda yang melintas di wilayah negara kita., katanya.

BACA JUGA...  Abdul Hadi Abidin Pertanyakan Pihak Garuda Indonesia, Terkait Hal Ini

Ditambahkan, Prajurit TNI AU yang bertugas menjaga Radar tersebut mereka, secara bergantian mengamati dan memonitor layar elektronik guna mengindentifikasi, benda-benda asing dan mencurigai di wilayah NKRI.

“Pesawat apa pun yang melintas baik pesawat komersial, militer maupun pesawat asing yang melintas di atas udara akan dibaca oleh Radar ini”., sebut Letkol APU Tarigan.

BACA JUGA...  Diduga Gelapkan Buku Nasabah, YARA Laporkan BNI Syariah ke Polda Aceh

Dijelaskan, lokasi Radar 233 yang terletak di puncak Kasmaran itu, jalannya sangat menantang dan berliku-liku dan terjal dengan beberapa jurang membahayakan.

Bahkan, untuk menuju ke lokasi Radar 233 tersebut harus ekstra hati-hati dan harus menggunakan, kendaraan yang tangguh dan kuat karena selain tanjakan dan juga ada 11 tikungan mematikan.

Pun begitu prajurit TNI AU yang bertugas di area “Are You Ready” itu tetap tegar dan selalu siap 24 jam memantau yang melintas, terutama yang melanggar lintas udara Indonesia.

BACA JUGA...  DR Drs Sayed Fadhil,SH Resmi Pimpim BPKS 2017-2020

Semua itu dilaksanakan atas tugas untuk menjaga keamanan, negara republik Indonesia. Lokasinya, tanpa ada penghuni dan jauh dari keluarga serta keramaian warga., jelas Danlanud dihadapan para wartawan yang ikut serta melihat langsung lokasi Radar 233.(jalal)

Berita Terkait

Tomas Asel Kritik Sikap Pengurus ABAS, Barsela atau Jadi Corong ALA
80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan
Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah
Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk
Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur
Pulang Ke Pidie Jaya, Danrem Hadiri Maulid Raya
Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI
Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:45 WIB

Tomas Asel Kritik Sikap Pengurus ABAS, Barsela atau Jadi Corong ALA

Senin, 2 November 2026 - 14:50 WIB

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan

Minggu, 1 November 2026 - 17:51 WIB

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB