Wapres Mahasiswa: Listrik Jantung Perekonomian Aceh

Kamis, 13 Juli 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, AD-Wakil Presiden Mahasiswa Aceh STIKIP BBG Banda Aceh menyoroti persoalan listrik Aceh yang dinilai telah menghambat perekonomian. Sorotan tersebut disampaikan Muzirul Qadhi dalam rilis pers, Kamis, 13 Juli 2017 kepada sejumlah media.

Menurutnya, provinsi paling barat Indonesia dengan luas 58.377 KM², dan jumlah penduduk 5,09 juta dari 23 kabupaten/kota, memiliki Sumber daya Alam (SDA) yang begitu melimpah ditambah lagi Aceh mendapatkan kekhususan dari pemerintah yaitu Otonomi Khusus dimana Aceh memiliki kewenangan khusus dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat Aceh.

“Pasca konflik Aceh banyak perubahan dalam pembangunan, pendidikan dan ekonomi yang dikembangkan Pemerintah Aceh, dimana Aceh diberikan anggaran yang cukup besar untuk mengenjot pertumbuhan ekonomi Aceh. Pada tahun 2017 Rancangan Anggaran pendapatan Belanja Aceh (APBA) mencapai 14.765 triliun, namun besarnya anggaran tersebut belum menumbuhkan ekonomi Aceh secara meluas,” urai mahasiswa keguruan ini.

BACA JUGA...  Perusahaan Perancis Kembangkan Energi Terbarukan di Aceh

Sebutnya, salah satu polemik yang dihadapi sekarang adalah persoalan listrik, sementara listrik ialah kebutuhan yang sangat besar pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Hari ini listrik masih defisit untuk wilayah Aceh hampir setiap tahun persoalan listrik terus menjadi polemik. Banyak masyarakat yang mengeluhkan persoalan listrik ini karena sangat menghambat laju perekonomian masyarakat belum lagi masalah kerusakan alat-alat elektronik akibat listrik yang tidak stabil, karena bagi masyarakat listrik sudah menjadi jantung segala aktivitas perekonomian masyarakat,” ujar Muzirul Qadhi mengulangi pernyataan saat demo di depan kantor PLN Aceh.

BACA JUGA...  Taqwallah Menekankan Pentingnya Realisasi Penyaluran DD dan Vaksinasi

ia juga menyampaikan dengan adanya aksi tersebut mengharapkan kepada gubernur Aceh yang baru untuk dapat menindaklanjuti hal tersebut dan menjadi bagian program prioritas dalam 100 hari Pemerintah beliu.

“Kita mengharapkan agar semua elemen dan lapisan masyarakat agar mendukung pemerintahan Aceh yang baru untuk segera merealisasikan persoalan listrik ini, kita juga mengharapkan jangan ada pihak- pihak yang mempolitisi pembangunan listrik Aceh agar tercapainya kesejahteraan rakyat secara menyeluruh, kasihan masyarakat, gara-gara listrik terhentinya perekonomian masyarakat” harapnya.

Sambungnya, Pemerintahan Irwandi diharapkan dapat mengatasi persoalan listrik ini serta mendapatkan solusi, dan Aceh tidak lagi bergantung kepada Sumut untuk menambah arus listrik bagi Aceh.

BACA JUGA...  Gangguan Transmisi 150 kV Picu Pemadaman Listrik di Aceh, PLN Kerahkan Ratusan Personel

“Aceh harus mandiri kita punya banyak sumber daya alam (SDA) yang bisa kita manfaatkan untuk membangun perusahaan listrik negara, sekarang harapan itu kita serahkan semua kepada bapak Irwandi,” ujarnya.

Selaku koordinator aksi PLN beberapa waktu lalu, ia mengharapkan dukungan sebesar-besarnya kepada seluruh instansi baik itu LSM, OKP, dan lapisan masyarakat untuk mendukung penuh Pemerintahan yang baru agar dapat menyelesaikan polemik listrik yang berkepanjangan.

“Kami mendengar Informasi yang berkembang bahwa Pemerintah Pusat telah merealisasi akan membangun Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi PLN di Aceh Besar tepatnya di Desa Bakoy Kabupaten Aceh Besar Untuk mengatasi persoalan listrik di Provinsi Aceh,” pungkasnya.(R)

Berita Terkait

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia
Kabid Humas Polda Kaltim Ajak Masyarakat Dukung Penyebaran Informasi Kepolisian
Kandidat Ketua PWI Aceh NN Sesalkan Indikasi Pembunuhan Karakter 
Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Ketua PSI Persiber Indonesia Audiensi dengan Kadis Pendidikan Aceh
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 18:27 WIB

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia

Jumat, 6 November 2026 - 22:53 WIB

Kabid Humas Polda Kaltim Ajak Masyarakat Dukung Penyebaran Informasi Kepolisian

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Berita Terbaru

EKBIS

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:27 WIB