TAKENGON (MA) — Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) Ratu Irawati, Rabu, (11/9) menyatakan kekecewaannya terhadap panitia PON XXI Aceh-Sumut yang berada di Aceh Tengah.
Di hadapan wartawan, Ratu Irawati menyampaikan kebingungannya terhadap sikap panitia besar yang dinilai kurang bertanggung jawab. “Kami dari Humas Pordasi Jakarta seharusnya berkomunikasi dengan PB PON di Aceh Tengah. Di sini, ada bagian humas, ada Pordasi, dan ada bagian transportasi. Namun, tidak satu pun yang hadir,” ucapnya dengan nada tinggi, mengekspresikan rasa kecewanya.
Ia melanjutkan, sejak awal hingga saat ini, tidak ada komunikasi apapun dari PB PON. Bahkan, salah satu fotografer dari Jakarta yang bertugas mendokumentasikan acara juga kebingungan dengan situasi ini.
“Sejak dari Jakarta, kami sudah siap, tetapi setelah tiba di Sekretariat PB PON daerah, kami mendapati ruangan kosong tanpa satu pun perwakilan dari PB PON. Media center pun tidak tahu di mana letak pusat kegiatannya,”ujarnya.
Ratu Irawati menegaskan, bahwa seharusnya pihak PB PON XXI, bertanggung jawab penuh atas penyelenggaraan acara ini.
“Jadi Ini pestanya PB PON Aceh di bawah Provinsi Aceh,”tegasnya.
Sementara itu, pihak PB PON XXI hendak mau dikonfirmasi pihak wartawan pun, tidak tau kemana rimbanya, (AR)




