Peringati HKBN, YSTC dan Pemkab Pijay Lakukan Simulasi Penanganan Bencana

Kamis, 27 April 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MEUREUDU[AP]

Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN), Yayasan Sayangi Tunas Cilik (YSTC) partner of Save the Children bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya (Pijay) melakukan simulasi penanganan bencana dan upacara HKBN.

Kegiatan yang dikoordinir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pijay tersebut, digelar Rabu 26 April 2017, di Lapangan Bola Kaki Kota Meureudu.

Kegiatan yang melibatkan 2000 peserta tersebut, dilakukan dengan pertimbangan, bahwa pada tanggal tersebut Undang-Undang No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana disahkan. Dalam rangka memperingati 10 tahun lahirnya Undang-Undang tersebut, maka YSTC bersama Pemkab Pijay, yang diinisiasi oleh BPBD Pijay melaksanakan kegiatan tersebut, yang diikuti oleh jajaran TNI/POLRI, Dinas Pendidikan, Kementrian Agama, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Kantor Pemerintah Daerah, Camat Meureudu, Sekolah di Lingkungan Dinas Pendidikan, Madrasah di lingkungan Kanwil Agama, Palang Merah Indonesia Pidie Jaya, RAPI, FORSMAB Pidie Jaya, Masyarakat Desa Sekitar, dan unsur lainnya.

BACA JUGA...  Datok Akui Capaian Pelaksanaan Vaksin Aceh Tamiang Sangat Baik

Pimpinan YSTC Pijay, DR. Muslem Daud, M.Ed, yang didampingi oleh Coordinator Program Pendidikan, Imran MA, beserta stafnya Muhammad Ikbal, mengatakan, bahwa pelaksanaan HKBN bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan kita semua tentang bahaya yang mungkin kembali kita hadapi, layaknya gempa beberapa waktu lalu.

“Dengan adanya simulasi gladi resik pada ini dan simulasi keadaan darurat, maka risiko bencana yang kita hadapi dapat kita minimalisir hendaknya. Kenapa? Karena kita sudah lebih waspada dan arena kita lebih siap,” ujarnya.

Kedepan, sambungnya, kita harapkan peringatan HKBN ini dapat menjadi agenda tahunan, sehingga kita semua tetap waspada dan tidak panik ketika bencana datang.

BACA JUGA...  AKBP Muhammad Taufiq: Dukung Kami Dalam Harkamtibmas

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Pidie Jaya, H. Said Mulyadi, SE, M.Si, disela-sela peringatan HKBN mengungkapkan, sebagaimana dituntun oleh  UU No. 24 tahun 2007, maka secara bersama-sama baik jajaran pemerintah daerah dan pihak swasta, TNI, POLRI, LSM, dan seluruh masyarakat diharapkan semuanya berperan aktif untuk melaksanakan langkah-langkah untuk mengurangi rsiko bencana. “Hari ini sudah kita lakukan kesiapan baik pada seluruh SKPK, dan nanti kedepan perlu persiapan-persiapan yang harus dilakukan secara terus menerus. Persiapan kesiapsiagaan ini perlu karena pengalaman kita seperti yang lalu (gempa 7 Desember 2016) kita belum siap,” terang Said.

Kedepan, tambah Wabup Pijay, Insya Allah kita akan lebih siap. Namun, kita doakan pula supaya tidak ada lagi musibah yang seperti yang dialami Desember lalu, walaupun kita senantiasa dituntut untuk selalu siap.

BACA JUGA...  Seruway Kukuhkan Dominasi, MTQ IX Aceh Tamiang Tegaskan Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup

Selain itu, Kepala BPBD Pidie Jaya, M. Nasir, menyampaikan, bahwa kegiatan simulasi gempa dan tsunami ini dilaksanakan untuk menyambut HKBN tahun 2017. “Belajar dari pengalaman gempa dan tsunami tanggal 26 Desember 2004 dan gempa bumi 7 Desember 2016 di Pijay, bahwa banyak pihak belum berperan dan terorganisir secara baik, serta belum punya keahlian atau skill yang memadai untuk berperan maksimal dalam penaggulangan bencana,” sebutnya.

Ia juga katakan, pelatihan simulasi gempa bumi dalam hal penaggulangan bencana ini masih dirasa kurang dan perlu terus digalakkan.[B/D]

Berita Terkait

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB