IMI Aceh Gelar Kejuaraan DRAG BIKE Championship di Aceh Tengah 

Minggu, 7 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para Dragster sedang mengadu kecepatan kendaraannya di lapangan sekuit Belang Bebangka Pegasing Aceh Tengah (Gayo) yang digelar oleh IMI Aceh, (6/7).

Para Dragster sedang mengadu kecepatan kendaraannya di lapangan sekuit Belang Bebangka Pegasing Aceh Tengah (Gayo) yang digelar oleh IMI Aceh, (6/7).

TAKENGON (MA) – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh menggelar Kejuaraan DRAG BIKE Championship di sirkuit Belang Bebangka, Pegasing, Aceh Tengah, pada Sabtu (6/7/2024). Kejuaraan ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit muda dan berbakat dalam dunia drag bike.

Menurut sumber dari IMI Aceh, kejuaraan ini direncanakan akan diadakan dalam lima putaran di seluruh Aceh, dengan kota Takengon yang terkenal dengan kopinya sebagai tuan rumah perdana. Takengon dipilih karena memiliki potensi besar dalam dunia drag bike, yang terbukti dari beberapa Dragster asal Gayo yang telah dikontrak oleh daerah lain hingga tingkat nasional.

BACA JUGA...  Prediksi Avispa Fukuoka vs Sagan Tosu, J-League 16 Juni 2024

“Ini pertanda ada potensi untuk mencari bibit-bibit olahraga yang insya Allah akan membawa Aceh ke tingkat regional bahkan internasional,” ujar seorang perwakilan IMI Aceh.

Panitia pelaksana yang terdiri dari IMI Aceh, IMI Takengon, dan jajaran kepolisian menyatakan bahwa jumlah peserta Dragster maupun kontingen yang mendaftar cukup banyak. Kelas yang dipertandingkan meliputi dua tak dan empat tak, serta berbagai jenis motor YAMAHA dengan berbagai tipe.

BACA JUGA...  KONI Medan Dukung Lahirnya Atlet Padel

Kegiatan ini terselenggara berkat partisipasi sponsor seperti YAMAHA, Rokok Djarum Coklat, IMI Aceh Tengah, dan sponsor lainnya yang ternama di daerah Gayo. Selain mencari bibit dragker, kejuaraan ini juga bertujuan untuk menghindari balap liar di jalanan yang tidak terkendali, sehingga bakat para pemuda dapat tersalurkan dengan baik. Kejuaraan ini juga diharapkan dapat menjauhkan anak-anak muda dari narkoba dan minuman keras yang dapat merugikan masa depan mereka.

BACA JUGA...  Kapolres Aceh Selatan AKBP Mughi: Aparat Harus Netral

Berita Terkait

Santri Championship 2026, Perburuan Tiket Aceh ke Depok Dimulai
Muktarrudin Usman Nahkodai KSMI Aceh, Tekad Kembangkan Sepakbola Mini
Perkuat Persahabatan Asia, Myanmar Bergabung 
Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 
KSMI Perketat Usia Pemain 
Tak Boleh Ada Pemain Profesional di Liga Santri 2026
Turnamen Silapong 5 Resmi Berakhir dan Bakal Digelar Setiap Tahun
KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Santri Championship 2026, Perburuan Tiket Aceh ke Depok Dimulai

Jumat, 25 September 2026 - 07:51 WIB

Muktarrudin Usman Nahkodai KSMI Aceh, Tekad Kembangkan Sepakbola Mini

Rabu, 23 September 2026 - 11:05 WIB

Perkuat Persahabatan Asia, Myanmar Bergabung 

Sabtu, 19 September 2026 - 21:49 WIB

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Jumat, 18 September 2026 - 17:16 WIB

KSMI Perketat Usia Pemain 

Berita Terbaru

Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino    menyerahkan bantuan kepada 40 warga Sawang yang tidak mampu.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Hadir Untuk Warga Kurang Mampu

Sabtu, 3 Okt 2026 - 19:07 WIB

NANGGROE

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Sabtu, 3 Okt 2026 - 12:15 WIB