Camat Kebayakan Turun Tangan Selesaikan Sengketa

Rabu, 24 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Nashrin, di ruang kerjanya saat memediasi penyelesaian sengketa pembangunan beton di atas parit.

Camat Nashrin, di ruang kerjanya saat memediasi penyelesaian sengketa pembangunan beton di atas parit.

TAKENGON (MA) – Camat Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Nashrin, Selasa, (23/1/24) menjadi mediator dalam penyelesaian sengketa persoalan penutupan parit jalan di Kampung Gunung Bukit, Kecamatan Kebayakan. Penutupan parit tersebut dilakukan oleh salah seorang warga setempat berinisial U.

Mediasi tersebut berlangsung di kantor camat Kebayakan yang dihadiri Reje (kepala desa), Petue, Rayat Genap Mufakat, pelaku dan tokoh masyarakat.

BACA JUGA...  49 Calon Jama'ah Umroh Asal Aceh Tengah Terlantar di Medan 

Menurut sumber mediaaceh.co.id, permasalahan tersebut berawal ketika U membangun pondasi beton di atas parit Jalan Puteri Pukes sepanjang 11 meter. Di mana, tanah parit tersebut menurut U adalah miliknya sendiri. Sedangkan menurut aparatur desa, parit tersebut merupakan parit umum.

Namun demikian, walaupun U mengaku sebagai tanah miliknya, beberapa masyarakat merasa keberatan dengan penutupan parit dan membangun pondasi dia atas parit itu. Alasannya, disamping merusak keindahan, penutupan parit dengan pondasi beton itu juga sedikit mempersempit jalan.

BACA JUGA...  Jembatan yang Dibangun TNI di Aceh Tengah Capai 50 Persen

Karena keberatan, lalu masyarakat mengadukan hal itu kepada kepala desa (Reje).

Merespon pengaduan lisan tersebut, kepala desa dengan sejumlah aparat kampung melakukan musyawarah beberapa kali dengan U di kantor desa dan juga di kantor camat. Namun musyawarah itu gagal mendapat kesepakatan, karena yang bersangkutan meminta ganti rugi yang menurut kepala desa ganti rugi itu terlalu memberatkan.

BACA JUGA...  Pj. Bupati Bener Meriah Minta Panwaslih Jaga Netralitas dan Bertindak Tegas

Berita Terkait

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas
Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum
Banjir Terus Mengancam
Upah Belum Dibayar, Pekerja: Kami Kekantor Tapi Tidak Ditanggapi 
PSI Aceh: Jangan Viralkan Identitas Anak di Ruang Digital
Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Rabu, 30 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 

Selasa, 29 September 2026 - 17:49 WIB

Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas

Minggu, 27 September 2026 - 20:00 WIB

Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 26 September 2026 - 20:27 WIB

Banjir Terus Mengancam

Berita Terbaru

NANGGROE

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Kamis, 1 Okt 2026 - 22:54 WIB

Wakapolres Asel bersama PJU Polres foto bersama seusai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

RAGAM BERITA

Polres Asel Peringati Hari Kesaktian Pancasila 

Kamis, 1 Okt 2026 - 18:19 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Aceh Tengah, Gunawan Putra,

PEMERINTAHAN

APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 

Kamis, 1 Okt 2026 - 18:09 WIB

NEWS FEATURE

Konflik HGU Aceh Timur Memasuki Fase Kritis

Kamis, 1 Okt 2026 - 11:26 WIB