8 Tahun Aceh Terima Dana Otsus, Tidak Membuat Aceh Lebih Baik.

Jumat, 10 Juni 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRA Abdurrahman Ahmad dari Politisi Partai Gerindra
Anggota DPRA Abdurrahman Ahmad, Politisi Partai Gerindra

Banda Aceh | AP,-Selama 8 Tahun Aceh telah menerima dana Otonomi Khusus (Otsus) dari Pemerintah Pusat namun belum bisa merubah Aceh ke Arah lebih.

Hal tersebut diakui oleh anggota DPRA Drs H. Abdurrahman Ahmad Politisi Partai Gerindra dalam wawancara di ruang Rapat Komisi V di lantai II Gedung DPRA Aceh. Kamis 10 Juni 2016

Abdurrahman mengungkapkan bahwa selama 8 Tahun lamanya Aceh telah menerima dana otsus yang jumlahnya begitu besar namun belum bisa membuat angka kemiskinan menurun.

BACA JUGA...  Terkait Pernyataan GRAM, Hamdani: Mari Sama-Sama Kita Bergandeng Tangan Untuk Aceh Utara

Tidak hanya perekonomian yang buruk dalam masyarakat, namun itu gizi buruk pada sejumlah anak anak di beberapa daerah di pelosok Aceh masih terjadi serta pembangunan Aceh yang dinilai masih jauh dari kata maksimal.

Hal tersebut disebabkan tidak tepatnya penggunaan anggaran yang dilakukan oleh pengelola anggaran disini pihak Pemrintah Aceh dan Pemerintah Daerah/Kota khususnya.

“Jika ini terus terjadi maka Pasca penerimaan dana otsus nantinya menjadi catatan masa Pemerintahan Aceh terburuk dalam sejarah” papar Abdurrahman

BACA JUGA...  Di Tengah Bencana Banjir, Dugaan Penimbunan Tenda Belajar dan Dana Bantuan BPMP Aceh Mencuat

Hal tersebut dikarenakan Pemerintah Aceh tidak bisa memaksimalkan dana yang berlimpah untuk mensejahterakan masyarakat Aceh yang merupakan kewajiban dan tanggung jawab Pemerintahan Aceh atau Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota.

Abdurrahman menjelaskan seperti fenomena yang terjadi setiap tahun, bahwa anggaran di sektor Pendidikan selalu tidak cukup, sehingga muncul perdebatan antara pihak DPRA dengan Mendagri di Jakarta, padahal dana Pendidikan cakupannya berada di Dinas Pendidikan dan Badan Dayah serta Majelis Perwakilan Dayah dirasa sudah cukup dianggarkan setiap tahunnya.

BACA JUGA...  Peduli Penghijauan, Polda Aceh Tanami Puluhan Ribu Pohon

Menurutnya hal tersebut perlu adanya evaluasi untuk revolusi dalam pengguanaan anggaran.

Sudah saatnya Pansus harus mengevaluasi kinerja pogram-pogram dari dana otsus baik penyebab terjadi terjadinya hal yang demikian dan apa solusi yang harus dijalankan sehingga dana tersebut bisa membuat masyarakat sejahtera.

“Oleh karena itu perlu adanya Good Will dari Pemerintahan, bukan hanya bisa menghabiskan anggaran saja” tegas Abdurrahman.(Ndar/Az)

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB