FPMPA Tawarkan Solusi, Minta Pj Gubernur Ambil Alih Persiraja

Sabtu, 13 Agustus 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, MEDIAACEH.CO.ID – Hiruk pikuk persoalan penyelamatan tim kebanggaan masyarakat Aceh tentunya harus menemui solusi kongkret, tidak hanya sebatas klaim dan saling tuding.

“Kami dari FPMPA kurang yakin Pemko Banda Aceh dengan segala keterbatasannya saat ini sedikit sulit menuntaskan harapan masyarakat Aceh terkait penyelamatan Persiraja. Untuk itu, kami meminta Pj Gubernur Aceh dengan segenap kebijaksanaannya bersedia mengambil alih Persiraja dan menjadikan klub berjuluk lantak laju itu milik Pemerintah Aceh, sehingga semakin menjadi kebanggaan masyarakat Aceh,” ungkap ketua umum Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FPMPA) Muhammad Jasdi kepada media ini, Sabtu 13 Agustus 2022.

Jalan tengah ini, kata pria yang di akrab Jhon Jasdi itu, merupakan solusi kongkret untuk penyelamatan klub andalan masyarakat Aceh itu. “Bagi Pemko Banda Aceh yang sedang linglung, kebutuhan operasional persiraja pasti akan membebani, sementara banyak program kerakyatan lainnya yang lebih masih menumpuk sebagai pekerjaan rumah.

BACA JUGA...  Pj Gubernur Tidak Berupaya Halangi Pemotongan Dana Pusat Untuk Aceh Rp 317 M

Sebutnya, Bagi pemko Banda Aceh saat ini,  anggaran 5-8 Milyar untuk kebutuhan di laga 2 itu akan sangat memberatkan, namun jika diambil alih oleh Pj Gubernur kita yakin untuk kembali bertanding di liga 1 pun ke depan bukan suatu kemustahilan dan hal yang tidak mungkin.

FPMPA menilai, Pj Gubernur Aceh hanya perlu memanggil manajemen lama Persiraja dan melakukan pembelian saham sebesar 80 % yang diluar saham pemerintah kota Aceh. “Jadi nanti saham persiraja itu 80% milik pemprov, 20% milik pemko. Sehingga wajar jika klub itu menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Aceh, karena memang kepemilikan sahamnya dominan pemerintah Aceh,” sebut Muhammad Jasdi

Dia menambahkan, Pj Gubernur bisa saja memerintahkan instansi terkait atau bahkan Bank Aceh Syariah untuk mengakusisi 80% saham tersebut. ” Bank Aceh Syariah punya biaya promosi puluhan milyar tiap tahunnya, jadi bisa saja menjadi sponsor utama jika klub Persiraja sudah menjadi milik Pemerintah Aceh,”tuturnya.

BACA JUGA...  Bustami Hamzah Jabat Pj Gubernur, PB RTA: Akomodir Kepentingan Masyarakat Aceh

FPMPA juga menilai, dengan saham terbesar dipegang oleh pemerintah Aceh dan disponsori langsung oleh Bank Aceh Syariah, masa depan Persiraja makin cemerlang.

“Yang sangat memahami bagaimana Persiraja bisa disponsori oleh sebuah bank ada mantan Dirut Bank Aceh, Pak Aminullah usman mantan manager persiraja tahun 1998-2001, saat itu Bank Aceh menjadi sponsor utama Persiraja. Jadi untuk menyelamatkan Persiraja bukan suatu hal yang terlalu sulit, semua kebijaksanaannya ada pada Pak Pj Gubernur Aceh,” katanya.

Menurut FPMPA, sangat disayangkan jika kita biarkan Pemko Banda Aceh dengan keterbatasannya itu harus cari donatur sana sini kemudian ditolak, karena bisnis bola di Aceh memang belum bisa maksimal lebih kepada hiburan bagi rakyat Aceh.

BACA JUGA...  Lembaga PAR Desak Pj Gubernur Aceh Copot Direktur RSUDZA 

“Manajemen lama bahkan jelas-jelas harus menggunakan uang pribadi untuk menghidupkan klub lantak laju ini, jika ditawarkan kepada para pelaku bisnis pasti ada hitungan laba rugi, jika labanya minim maka pembisnis akan sulit tertarik,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjutnya, jika pemerintah Aceh yang mengambil alih, selain pembiayaannya lebih mudah juga untuk meningkatkan rasa kebanggan masyarakat Aceh. Kita berharap Pak Pj Gubernur segera mengakusisi Persiraja agar menjadi klub yang benar-benar menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Aceh. “Langkah kongkret pak Pj menjadikan persiraja sebagai klub rakyat Aceh akan menjadi catatan penting selama beliau diberikan mandat memimpin Aceh,”tegas Jasdi.(R).

Berita Terkait

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut
Santri Championship 2026, Perburuan Tiket Aceh ke Depok Dimulai
APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 
Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung
Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Segera Dipacu
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Pengurus “Tuha Peut” Nasional  Usulkan Revisi Permendagri Nomor 110
Ayah Wa: Terima Kasih Yayasan Buddha Tzu Chi

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Santri Championship 2026, Perburuan Tiket Aceh ke Depok Dimulai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:09 WIB

APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung

Rabu, 30 September 2026 - 19:53 WIB

Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Segera Dipacu

Berita Terbaru

Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino    menyerahkan bantuan kepada 40 warga Sawang yang tidak mampu.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Hadir Untuk Warga Kurang Mampu

Sabtu, 3 Okt 2026 - 19:07 WIB

NANGGROE

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Sabtu, 3 Okt 2026 - 12:15 WIB