Angin Kencang Rontokkan Atap Gedung PWI Aceh

Rabu, 1 Juni 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi atap kantor PWI Aceh.

Kondisi atap kantor PWI Aceh.

Banda Aceh, (MA) – Angin kencang yang menerjang sejumlah wilayah Aceh sejak beberapa hari terakhir telah menimbulkan kerusakan bangunan, baik milik pribadi, fasilitas umum maupun perkantoran.

Salah satu bangunan kantor yang terimbas angin kencang adalah Gedung PWI Aceh di kawasan Simpang Lima, Kota Banda Aceh.

Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin mengatakan, atap gedung yang menjadi “rumah”-nya para wartawan tersebut copot beberapa lembar diterjang badai dua malam lalu.

BACA JUGA...  Polres Bener Meriah Apresiasi Pembukaan Sekolah Madrasah Belangi Tahun 2024

Akibat copotnya beberapa lembar atap mengakibatkan guyuran hujan langsung ke dalam bangunan, merusak plafon dan menggenangi lantai dua gedung.

“Kami sedang mengupayakan penanganan darurat dan sudah mangajukan permohonan bantuan dari Dinas Sosial Aceh dan BPBA,” kata Nasir Nurdin.

Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Devi Riansyah, A.Ks, M.Si menyarankan Pengurus PWI Aceh mengajukan surat resmi untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA...  TNI Gelar Sosialisasi Penerimaan Taruna Akmil dan Bintara PK TA. 2017

Permohonan secara lisan juga sudah disampaikan Ketua PWI Aceh kepada Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Dr. Ir. Ilyas, MP.

Kalak BPBA merespons permohonan itu dengan mengatakan bahwa mekanismenya harus menunggu laporan dari Pemko Banda Aceh dalam hal ini BPBD-nya terkait data kerusakan akibat bencana angin kencang.

“Ya, begitu mekanismenya. Kalau laporannya sudah kita terima, pihak provinsi langsung bergerak,” kata Abi Ilyas. [R]

BACA JUGA...  Bupati Aceh Selatan Resmikan Tiga Fasilitas Olah Raga

Caption foto:

Kondisi Gedung PWI Aceh yang sebagian atapnya copot diterjang angin kencang, dua hari lalu. (Dok PWI Aceh)

Berita Terkait

Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas
Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum
Banjir Terus Mengancam
Upah Belum Dibayar, Pekerja: Kami Kekantor Tapi Tidak Ditanggapi 

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Rabu, 30 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 

Selasa, 29 September 2026 - 17:49 WIB

Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas

Minggu, 27 September 2026 - 20:00 WIB

Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB