Apa Karya: Malik Mahmud Salah Jep Ubat

Sabtu, 30 Januari 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Zakaria Saman
Zakaria Saman

BANDA ACEH – Anggota Tuha Peut Partai Aceh, Zakaria Saman menyesalkan sikap Ketua Tuha Peut Partai Aceh yang juga Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haytar telah secara terbuka menyampaikan dukungan terhadap Muzakir Manaf sebagai calon Gubernur Aceh 2017. (Baca : Wali Nanggroe Dukung Mualem Sebagai Calon Gubernur Aceh 2017)

“Nyan ka salah jeup ubat, Hanjeut tanyoe selaku ureng tuha yak peugah lage nyan dukungan secara terbuka (Itu sudah salah minum obat, tidak boleh selaku orang tua Aceh menyampaikan dukungan secara terbuka),” kata Zakaria Saman yang sering disapa Apa Karya kepada AJNN, Sabtu (24/10) di Banda Aceh.

BACA JUGA...  Targetkan Senayan, PKN Mulai Panaskan Mesin Jelang Pemilu 2029

Padahal, kata Apa Karya, Malik Mahmud harus bisa merangkul seluruh masyarakat Aceh dengan memberikan pernyataan yang netral. Karena kalau pernyataan seperti ini, yang ditakutkan adalah akan timbul pemikiran yang lain terhadap Malik Mahmud.

“Bek yak peugah lagenyan, tapi coba dipeugah, mari aneuk-aneuk lon yang ada di Aceh, mari geutanyoe bersatu ban mandum, (tidak boleh mengatakan seperti itu, tapi coba dibilang, mari anak-anak saya yang ada di Aceh, mari kita bersatu semua),” jelasnya.

BACA JUGA...  Ribuan Massa Mengiringi Pendaftaran Bardan Sahidi-Karimansyah di Aceh Tengah

Kalau memang mendukung salah seorang calon, tambah Apa Karya, tidak boleh menyampaikan secara terbuka, namun bisa disampaikan secara tertutup. Sehingga tidak akan timbul pemikiran negatif terhadap Malik Mahmud. Pernyataan secara terbuka untuk mendukung calon gubernur membuat publik berfikir bahwa Malik Mahmud merupakan orang Partai dan bukan Wali Nanggroe Aceh.

“Menyoe lagenyoe, singoh gob akan di peugot wali nanggroe laen, karena hana dipercaya leu keu Wali Nanggroe yang jinoe, (Kalau seperti ini, nanti orang akan buat Wali Nanggroe lain dan karena tidak percaya lagi pada Wali Nanggroe sekarang,” ujarnya.

BACA JUGA...  Wali Nanggroe Tegaskan Intelijen Strategis Harus Berkeadaban

Dikatakan Apa Karya, meskipun posisi Malik Mahmud sebagai tuha peut Partai Aceh tetap saja tidak boleh menyatakan dukungan terbuka terhadap calon gubernur karena di mata publik Malik Mahmud adalah Wali Nanggroe.

Menurut Apa Karya pernyataaan mendukung salah seorang calon gubernur nantinya akan menjadi batu sandungan bagi Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe, pasalnya jika calon yang ia dukung tidak terpilih maka, bisa saja ia tersingkir dari jabatan terhormat itu.

“Meunyo talo ho meujak jih, pernyataan nyan bahaya,” kata Apa karya(Ajjnet)

Berita Terkait

Fitriana Mugie Sambangi Diana Putri Amelia Anggota DPR Aceh dari Partai Golkar
Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah
DPD II Partai Golkar Bener Meriah Gelar Musda Ke V di Takengon
Muchsin Hasan Kembali Pimpin DPD Partai Golkar Aceh Tengah 
DPP Partai Aceh Gelar Pendidikan Politik untuk Mahasiswa
Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Fitriana Mugie Sambangi Diana Putri Amelia Anggota DPR Aceh dari Partai Golkar

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:32 WIB

DPD II Partai Golkar Bener Meriah Gelar Musda Ke V di Takengon

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Muchsin Hasan Kembali Pimpin DPD Partai Golkar Aceh Tengah 

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:57 WIB

DPP Partai Aceh Gelar Pendidikan Politik untuk Mahasiswa

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB