Pemerintah Pasang Stiker ‘Keluarga Tidak Mampu’ di Rumah Penerima PKH

Selasa, 14 Januari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

IDI (MA)- Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh bersama Dinas Sosial Aceh Timur memasang stiker ‘Keluarga Tidak Mampu’ secara simbolis di rumah warga penerima bantuan sosial (bansos) program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Aceh Timur, tepatnya di Desa Seunebok Tengah PP, Kecamatan Idi Reyuek, Selasa 14 Januari 2020.

Turut hadir dalam pemasangan stiker tersebut, Asisten I Setda Kabupaten Aceh Timur Syahrizal Fauzi,  Kadis Sosial Aceh Timur, Efendi, Kabid Linjamsos Aceh Timur Syahrani,  pendamping PKH dan TKSK Aceh Timur, dan Keuchik Seunebok Tengah PP, Hasmadi.

Pemasangan stiker di rumah-rumah warga penerima PKH ini merupakan tahap pertama yang dilakukan di wilayah pantai timur utara, sejak kemarin, Senin 13 Januari 2020 sudah dilakukan di Kabupaten Pidie Jaya, Lhokseumawe, dan Aceh Utara. Untuk tahap kedua akan dilakukan di pantai barat selatan, dan tahap ke tiga di wilayah tengah tenggara. Total ada 17 kabupaten/kota yang akan memasang stiker di rumah penerima PKH.

Asisten I Setda Kabupaten Aceh Timur Syahrizal Fauzi, mengucapkan terimakasih kepada Dinas Sosial Aceh yang telah membantu Pemerintah Aceh Timur dalam menjalankan program PKH dalam pengurangan tingkat kemiskinan dengan adanya penempelan stiker ini.

BACA JUGA...  Pemko Sabang Rombak Kabinet, 71 Pejabat Kembali Dilantik

“Kami berharap, program ini terus berjalan, harapannya agar Aceh Timur bisa terlepas dari kemiskinan, dan tetap terjalin komunikasi, koordinasi yang baik antara tingkat bawah dalam hal ini PKH, Dinas Sosial Aceh Timur, dan Provinsi.” Kata Syahrizal.

Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri yang diwakili Kepala Seksi Jaminan Sosial Keluarga, Siti Khotijah berharap, dengan adanya pemasangan stiker ini akan adanya keterbukaan data penerima PKH serta dapat saling monitoring jika ada penerima PKH yang tidak tepat sasaran, sehingga bagi keluarga penerima manfaat (KPM) PKH yang mampu dapat secara sadar mengundurkan diri dari kepesertaan (graduasi).

“Tujuan kami melakukan pemasangan stiker ini adalah untuk mensasar seperti yang selama ini disampaikan masyarakat bahwa ada penerima bantuan sosial PKH yang tidak tepat sasaran,” kata, Siti Khotijah di Aceh Timur.

Menurut Siti, dengan ditempelkan stiker ini di tiap-tiap rumah keluarga penerima manfaat PKH akan ada efek malu bagi mereka yang memang bukan dari keluarga yang tidak mampu sehingga mau keluar.

BACA JUGA...  Rayakan Idul Adha 1446 H, Kemenag Aceh Tengah Sembelih 15 Ekor Hewan Qurban

Selain itu, setiap orang dengan terbuka dapat melihat siapa saja sebenarnya penerima manfaat dari PKH setelah adanya stiker di masing-masing rumah penerima, sehingga siapapun boleh komplain dan melaporkan jika ada penerima manfaat PKH ini yang memang tidak tepat sasaran kepada pendamping PKH dan dinas sosial kabupaten/kota setempat.

Karena, kata Siti,  dengan keluarnya keluarga mampu dari kepesertaan penerima manfaat PKH secara langsung mereka keluar dari basis data terpadu (BDT) yang merupakan data kemiskinan di Aceh, sehingga angka kemiskinan di Aceh dapat di tekan.

“Untuk itu tolong bantu kami sama-sama memonitoring kalau ada penerima PKH yang memang betul dapat dikeluarkan tolong laporkan ke pendamping dan dinas sosial kabupaten/kota,” pinta Siti.

Sebelumnya, Senin 13 Januari 2020, Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Utara Zulkarnaini mengatakan, di Kabupaten Aceh Utara memang ada beberapa keluarga penerima manfaat yang memang tidak layak menerima PKH, akan tetapi pihaknya hanya punya kewenangan mengeluarkan tapi tidak bisa untuk menggantikan.

BACA JUGA...  Belum Percaya Janji Pemerintah, Korban Banjir Bertahan di Halaman Kantor Bupati Bireuen

“Dan untuk mengeluarkan mereka ini pun penuh masalah,” katanya.

Dirinya berharap, dengan pemasangan stiker keluarga tidak mampu di tiap-tiap rumah penerima PKH ini memberikan sejenis punishmen terhadap penerima yang tidak berhak, sehingga dengan penuh kesadaran mereka keluar dari kepesertaan penerima PKH atau graduasi.

Zulkarnaini juga mengatakan, walaupun stiker ini belum cukup sehingga tidak dapat ditempelkan pada semua rumah penerima PKH, dia meminta kepada Dinas Sosial Provinsi Aceh agar kekurangan stiker dapat dipenuhi di tahun ini juga agar tidak terjadi kesenjangan antara satu penerima dengan penerima lainnya, kenapa sebagian dipasangkan stiker sementara sebagiannya yang lain tidak.

“Namun kami sekali lagi sangat berterimakasih atas program Dinas Sosial Provinsi Aceh untuk pemasangan stiker ini secara sukarela, apalagi KPM yang tidak layak menerima kita harapkan dapat keluar dari program PKH ini,” tutup Zulkarnaini. (R)

Berita Terkait

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 
Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh
Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M
Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 September 2026 - 16:15 WIB

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 September 2026 - 07:42 WIB

Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:15 WIB

NASIONAL

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:10 WIB

Foto bersama kedutaan besar Myanmar, Mang Hau Thang didampingi Counsellor Shwe Yi Phyo, First Secretary San Nyunt Aung, dan Chief of Chancery Htet Htet Aung dan KSMI, Ketua Umum Yan Mulia Abidin, dan pengurus lainnya, Tundra Meliala, Moko Pamungkas, Meina Paloh, M. Iksan Tauleka, Dudung Abdul Rachman, Marino. (Dok.KSMI)

OLAHRAGA

Perkuat Persahabatan Asia, Myanmar Bergabung 

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:05 WIB

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB