Pangdam IM Silturrahmi Dengan Wali Nanggroe

Banda Aceh (ADC)- Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko, Rabu 14 Agustus 2019, melakukan kegiatan silaturahmi dengan Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al-haytar, bertempat di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh, Jalan Soekarno Hatta, Lampeuneurut, Aceh Besar. 

Dalam silaturahmi tersebut, Pangdam IM turut didampingi, Kasdam IM, Danrem 011/LW, Danrem 012/TU, Asintel, Asops dan Aster Kasdam IM, Kapendam IM, Danpomdam IM, Dandim 0101/BS, Dandim 0104/Atim dan Dandenintel IM.

“Kunjungan ini untuk mempererat hubungan silaturahmi sekaligus Idul Adha 1440 H serta kerjasama nantinya. Sehingga pelaksanaan tugas bersinergi dan dapat berjalan dengan lancar,” kata Pangdam IM.

BACA JUGA...  TNI di Hati Kami, Rumah Tempat Hidup Kami

Selain silaturahmi, Pangdam juga mengatakan, bahwa Kodam Iskandar Muda akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh dengan program Binter melalui kegiatan cetak sawah untuk masyarakat.

“Kodam IM siap membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh, dengan program Binter salah satunya, melaui program cetak sawah,” ucap Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko.

Disamping itu, Pangdam juga menyebutkan, bahwa kita sepakat untuk menjaga perdamaian Aceh, guna mewujudkan Aceh yang aman, nyaman, maju dan sejahtera.

Kegiatan silaturahmi ini berlangsung hangat, selain itu, Pangdam IM juga menyampaikan tentang Werving (Penerimaan calan prajurit TNI AD), bahwa ada kebijakan baru tentang kearifan lokal dalam penerimaan prajurit baru, yakni 70 persen di prioritaskan untuk calon dari putra daerah.

BACA JUGA...  KIP Kota Sabang Lantik dan Sumpahkan 54 Anggota PPK/PPS

“Ada kebijakan baru tentang kearifan lokal dalam penerimaan prajurit baru, yaitu 70 persen diutamakan calon dari putra daerah,” pungkas Pangdam IM.

Menanggapi apa yang telah disampaikan Pangdam IM, Wali Nanggroe Aceh mengatakan mendukung kegiatan yang dicanangkan oleh Pangdam IM.

“Saya sangat mendukung kegiatan yang dicanangkan oleh Pangdam IM, karena kegiatan ini salah satu upaya untuk mensejahterakan masyarakat Aceh”, ucap Wali Nanggro Teungku Malik Mahmud Al-haytar.

Wali Nanggroe Aceh juga menyampaikan, bahwa perlu pengangkatan budaya atau adat istiadat Aceh.

BACA JUGA...  Menggamat Semakin Hancur, Eksploitasi Tambang Menggila, Program BASAGA Terancam Gagal Total

Sementara itu, salah satu tokoh yang hadir dalam acara silaturahmi tersebut juga mengatakan, perlu diperhatikan hasil pertanian perkebunan yaitu sawit dan coklat.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga menyambut positif untuk pengembangan sawit dan coklat sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Kegitan silaturahmi tersebut, Wali Nanggroe Aceh, didampingi Tgk H Muzakir Manaf (Mualem), Tgk H Kamaruddin Abubakar (Abu Razak), Tgk H Zulkarnaini Bin Hamzah, Tgk Sulaiman (Ketua DPRA), Tgk Azhari Cage (Ketua Komisi 1 DPRA/ Jubir KPA Pusat) dan Tgk H Sarjani Abdullah (Mantan Bupati Pidie). (Ahmad Fadil/Rel)