Tekad Salamiah Tukang Sapu Masjid Sembuhkan Dua Anaknya dan Penuhi Ekonomi Keluarga

Selasa, 25 Juni 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara (ADC)- Di depan Masjid Bujang Salim Krueng Geukueh Aceh Utara, Salamiah (62) nampak sedang mengangkat sampah dari tong guna dipindahkan ke tempat pembuangan selanjutnya. Sementara, di belakangnya terlihat barisan jamaah yang sedang manasik haji berseragam serba putih.

“Dulu saya pernah menabung haji. Tapi akhirnya saya gunakan tabungan itu untuk berkurban. Mudah mudahan Allah memberikan saya kesempatan lain berhaji,” ujar Salamiah yang berpenghasilan Rp600 ribu per bulan, saat dijumpai Tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Aceh Utara dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh, Selasa 25 Juni 2019.

Salamiah merupakan petugas kebersihan (tukang sapu) Masjid Bujang Salim. Perempuan kelahiran Keude Krueng Geukueh, 1 Juli 1957 itu, sudah melakoni pekerjaan tersebut selama 20 tahun demi menghidupkan roda ekonomi keluarga yang dipikulnya sendirian. Suaminya, Amiruddin (65) sudah sakit sakitan dan tak sanggup lagi mencari nafkah.

BACA JUGA...  Ketemu Sekda, Dubes India Tawarkan Indian Cultural Week

Di usia senjanya, Salamiah memikul beban hidup lainnya yang sangat berat. Dua orang anaknya mengalami gangguan jiwa, yakni Suhendrik (31) dan Putra Andika (23). Tiga anak lainnya meninggal saat masih bayi. Selebihnya sudah berkeluarga dan menetap di tempat lain.

“Anak saya (Putra) sakit karena kecelakaan. Kepalanya terbentur keras sehingga mengalami kerusakan saraf. Suhendrik sakit sebab trauma pada masa konflik Aceh,” ujarnya mencoba tegar.

Ia sudah membawa Suhendrik berobat 10 kali. Namun dipulangkan lagi. Kondisi jiwa yang tidak stabil membuat Suhendrik mengamuk sewakt waktu. Pernah sekali waktu Suhendrik kabur dari rumah menggunakan sepeda motor. Karena bensinnya habis, sepeda motornya ditinggalkan begitu saja, dan ia pulang jalan kaki. Bahkan, pada Desember 2016, keluarga pernah menduganya meninggal akibat gempa Pidie Jaya karena berhari-hari kabur dari rumah tanpa kabar.

BACA JUGA...  Bupati Terima Anugerah FPRMI Award 2025 Terbaik Bidang Komunikasi dan Keterbukaan Informasi Publik

Belum lagi persoalan lahan tanah tempat rumah nek Salamiah berdiri sekarang, yang diklaim milik salah satu perusahaan negara. Pihak perusahaan sudah beberapa kali menyurati mereka agar pindah dari lahan yang sudah ditempati selama 35 tahun itu. “Apa daya bagi kami. Dapat memenuhi kebutuhan makan keluarganya saja kami sangat bersyukur kepada Allah. Gimana kami mau cari tempat lain,” tanya nek Salamiah.

BACA JUGA...  Jaga Kebersihan Kota, Forkopimda Galarkan Gotong Royong Masal

Meskipun demikian, semangat perjuangan Salamiah tidak terputus. Ia berikhtiar mengobati kedua anaknya yang mengalami gangguan jiwa dan meningkatkan perekonomian keluarga. Akan membahagiakan lagi jika dirinya bisa berhaji.

Staf Program Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh Laila Khalidah mengatakan, ACT membuka peluang bagi siapapun yang bersedia membantu Salamiah. Para dermawan dapat menyalurkan donasinya untuk Salamiah melalui BNI Syariah 66 00011 008, Bank Aceh Syariah 010 0193 000 9205, dan Bank Syariah Mandiri 7089 7860 23 atau menghubungi ACT Aceh melalui WhatsApp SMS Center081380007536, Telepon 0651-7315352. 

“Donasi yang terkumpul, akan digunakan untuk membantu Bu Salamiah mengobati anaknya serta pemberdayaan ekonomi keluarga,” tutupnya. (Ahmad Fadil/Rel)

Berita Terkait

Pengurus PWI Sulsel Dilantik, Cek Munir: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama
DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi
Organisasi Pers Dukung Nasir Nurdin Maju Ketua PWI Aceh Periode 2026-2031
Bang Ijeck Dipercaya Jadi Sekjen MPN, Anto Genk: Selamat
FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers
H. Zulkarnain Ditunjuk Jadi Ketua Badan Buruh dan Pekerja MPN Pemuda Pancasila
Muhammad Saleh: Siap Berkolaborasi 
Malam Ini, FPRMI Aceh Dilantik 

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pengurus PWI Sulsel Dilantik, Cek Munir: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:38 WIB

DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Organisasi Pers Dukung Nasir Nurdin Maju Ketua PWI Aceh Periode 2026-2031

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Bang Ijeck Dipercaya Jadi Sekjen MPN, Anto Genk: Selamat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:25 WIB

FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers

Berita Terbaru

NANGGROE

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:44 WIB

RAGAM BERITA

DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:38 WIB