Menyedihkan, Begini Kondisi Pustu Simpang Tiga Lhok Pawoh

Sabtu, 22 Juni 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Pustu Simpang Tiga Lhok Payoh Kecamatan Manggeng yang menyedihkan

Kondisi Pustu Simpang Tiga Lhok Payoh Kecamatan Manggeng yang menyedihkan

Abdya (ADC) – Melihat Puskesmas Pembantu (Pustu) yang berada di Gampong Panton Makmur tepatnya di Simpang Tiga Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sungguh menyedihkan. Selain kondisi fisik bangunannya yang terabaikan, bangunan permanen ini di kelilingi semak rerumputan.

Dari amatan awak media ini, Sabtu (22/6/2019) pagi, Pustu yang menjadi pusat bantuan kesehatan masyarakat setempat seakan tidak pernah tersentuh tangan manusia untuk merawatnya. Bahkan, Pustu tersebut tidak memiliki pagar karena sudah patah-patah.

BACA JUGA...  DI TENGAH SUNYI YANG LUMPUH, BUPATI TIDAK PERGI

Selain terlihat kotor dan acak-acakan, kondisi Pustu yang baru berusia beberapa tahun setelah di bangun ini sudah mulai rusak dibagian plafon terlihat mulai rusak dam sudah seperti termakan usia yang sangat membahayakan pasien yang berobat ke Pustu tersebut.

Samsuar, salah seorang warga gampong sekitar mengakui, selain kondisi yang sangat menyedihkan itu, pelayanan di Pustu kebanggan masyarakat itu dalam beberapa pekan terakhir ini juga kurang maksimal.

BACA JUGA...  Renovasi RTLH Dalam Program TMMD Juga Dibantu Warga Setempat

“Setiap pagi jam kerja warga yang ingin berobat selalu menunggu perawat datang ke Pustu ini berjam-jam, padahal warga butuh layanan kesehatan,” sebut Samsuar.

Akibat dari tidak maksimalnya pelayanan itu, sebut Samsuar, masyarakat yang datang ke banyak yang kecewa dan marah-marah karena tidak bisa mendapatkan layanan kesehatan.  “Jika kondisi Pustu dan perawatnya begini terus tidak disiplin, tidak bisa memberikan manfaat kepada warga tutup saja dari pada jadi sarang nyamuk dan disalahgunakan,” mintanya.

BACA JUGA...  Giggs Tak Ingin Kejadian Musim Lalu Terulang

Sementara itu, Kadinkes Abdya, Safliati, SST Mkes ketika dikonfirmasi masalah tersebut melalui saluran selulernya mengatakan, dirinya tidak bisa menerima telepon karena lagi ada acara. “Maaf tidak bisa terima telepon, lagi ada acara pimpinan,” singkatnya.(TM).

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB