Soal Tes Baca Alquran, Kubu Prabowo: Buat Aturan Dulu, Bukan Pasang Spanduk

Minggu, 30 Desember 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, AP-Menjelang Pilpres 2019, beragam fitnah dan provokasi mulai menyerang Capres Nomor Urut 02, Prabowo Subianto. Misalnya, munculnya wacana dari kelompok Ikatan Da’i Aceh terkait undangan untuk tes baca Alquran bagi para kandidat calon  presiden dan wakil presiden di Banda Aceh, dengan alasan untuk mengakhiri polemik ke-Islaman capres-cawapres ditanggapi beragam oleh beberapa kalangan di Aceh.

Sekretaris Relawan Sahabat Prabowo Sandi Aceh, Dedy T Zaymi, menanggapi dengan ringan wacana ini, Dan dia mengagap wacana ini, sebagai upaya segelintir orang yang ingin menyeret-nyeret kontestasi pilpres ini ke isu-isu yang bernuansa SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan)

BACA JUGA...  Momentum 1 Muharram, Ormas RMP Aceh Bentuk Kepengurusan

Menurut Dedy, Kelompok Ikatan Da’i Aceh ini sendiri tidak dikenal sebelumnya, namum tiba-tiba muncul dibeberapa media dan memasang spanduk-spanduk provokatif di beberapa sudut kota Banda Aceh. Hal ini kata Dedy T Zaymi, sangat tidak relevan dan cenderung membuat membuat gaduh pesta demokrasi yang mau dihadirkan secara damai ini,.

“Isu wajib baca Alquran ini, secara nasional digulirkan oleh sekelompok masyrakat terutama kubu Jokowi – Ma’ruf Amin, Namun kami menilai, apa yang dilakukan oleh kelompok yang mengatasnamakan Ikatan Da’i Aceh ini, malah menambah keruh polemik poilitik identitas ditengah masyarakat” Kata Dedy di Banda Aceh, Minggu 28 Desember 2018.

BACA JUGA...  Bentara Muda Aceh Selatan Sambut Kemenangan Mualem-Dek Fadh di Pilgub Aceh 2024

Menurutnya, masyarakat pemilih  telah cerdas dan mampu melihat serta menganalisa secara utuh para calon wakil rakyat dan calon presiden dan wakil presiden pilihan mereka.

Katanya lagi,  saat ini tidak ada rujukan regulasi untuk melegitimasi tes tersebut, jadi menurut hematnya, pimpinan kelompok ini, hanya ingin mencari  sensasi di panggung politik, apalagi kemungkinan dari mereka ini, ada yang menjadi calon anggota legislatif di Pemilu 2019 yang akan datang.

“Kami bukan orang yang anti dengan test baca Al- Qur’an kepada calon pemimpin, tapi buat dulu aturanya, bukan memperpanjang isu dan polemik” Tambah Dedy

BACA JUGA...  PWI Pusat Serahkan Uang Duka untuk Keluarga Alm. Zulmansyah Sekedang

Dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017, tentang Pemilu telah ditegaskan syarat terkait Capres dan Cawapres pada Pemilihan Presiden tahun 2019, dan tidak ada aturan mengatur tentang wajib baca Al’Qur’an kepada pasangan capres dan cawapres

“Sehingga upaya untuk mengundang  Capres- cawapres dalam menguji membaca Alquran ini, menjadi bahasan diluar koridor hukum di Indonesia, yang mengatur aturan seseorang menjadi capres dan cawapres.

“Untuk calon legislatif tinggkat DPD, DPR RI  asal Aceh saja, tidak ada tes baca Alquran dan kelompok ini tidak mempersoalkannya, kemana suara mereka. ini,” tutup Dedy heran dan penuh tanya. (r)

Berita Terkait

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan
Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah
DPP Partai Aceh Gelar Pendidikan Politik, Cetak Kader Tangguh Ideologi
Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk
Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur
Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI
Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Zulkifli Anggota DPRK Aceh Utara Dukung Penuh Kepemimpinan Ilham Pangestu 
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:50 WIB

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan

Minggu, 1 November 2026 - 17:51 WIB

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:16 WIB

DPP Partai Aceh Gelar Pendidikan Politik, Cetak Kader Tangguh Ideologi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB