Rafli: Pilot Project Ganja dan Tembak Mati Pengedar Narkoba

Selasa, 18 Juni 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC)- Dalam rangka penyusunan Rancangan Undang Undang (RUU) perubahan atas undang undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Komite III DPD RI melakukan Kunjungan kerja (Kunker) ke Banda Aceh.

Kehadiran Anggota DPD RI ke Kantor Gubernur Aceh, Selasa 18 Juni 2019 tadi pagi, diterima oleh Plt Setda mewakili Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Kepala RJS, dan Para kepala BNNK.

BACA JUGA...  Ismawardi: Apa Tunggu Rusak dan Berhantu Baru Dipergunakan

Adapun tujuan dari Kunker tersebut, guna mendengar pendapat sejumlah pihak terkait dan penggiat anti Narkoba di Provinsi Aceh.

Dalam paparannya, Rafli mengatakan. Hari ini kita hadir mendata kembali masukan masukan untuk menguatkan regulasi yang terintegrasi dan permanen dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkoba.

Terkait persoalan ganja di Aceh, Rafli turut mengusulkan agar ganja menjadi pilot project kebutuhan medis.

BACA JUGA...  Mahyiddin: Tudingan Keuchik Peunayong Terhadap Dirinya adalah Fitnah

“Ganja, bila tidak disalahgunakan, sangat berguna di dunia medis. Saya rasa, ini bisa jadi pilot project di Aceh untuk dipergunakan khusus oleh medis dan menjadi pusat kajian ilmiah seperti yang sudah dilakukan oleh beberapa negara maju,” ujar Rafli

Rafli menegaskan, dalam RUU perubahan ini, saya mengusulkan ‘Tembak Mati’ para pengedar Narkoba ataupun oknum,” Tegasnya

BACA JUGA...  Kebakaran di Aceh Selatan Telan Kerugian Ratusan Juta

Selain itu, Rafli juga menyinggung selama ini ia terus menyuarakan anti penyalahgunaan Narkoba pada setiap kesempatan

Hadir pada rapat tadi pagi, dari Komite III DPD RI, Rafli, Dedi Batubara, Herry Erfian, KH Syibli Sahabudin, Oni Suwarman, Insiawati Ayus, dan Muhammad Saleh, Para senator itu berada di Aceh hingga sore ini. (Ahmad Fadil/Rel)

Berita Terkait

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut
Polres Asel Peringati Hari Kesaktian Pancasila 
APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung
Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Segera Dipacu
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Polres Asel Peringati Hari Kesaktian Pancasila 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:09 WIB

APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung

Berita Terbaru

Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino    menyerahkan bantuan kepada 40 warga Sawang yang tidak mampu.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Hadir Untuk Warga Kurang Mampu

Sabtu, 3 Okt 2026 - 19:07 WIB

NANGGROE

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Sabtu, 3 Okt 2026 - 12:15 WIB