Kebijakan Disdik Aceh Dinilai Memunculkan Keresahan, Irwan Djohan : Jadikan Pengalaman

Kamis, 8 Maret 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua II DPR Aceh, Teuku Irwan Djohan, ST

Wakil Ketua II DPR Aceh, Teuku Irwan Djohan, ST

Banda Aceh (ADC) – Wakil Ketua II DPR Aceh, Teuku Irwan Djohan, ST menilai, kebijakan yang dibuat Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh dengan menetapkan jadwal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) pada rentang waktu 19 Maret sampai 25 April 2018, telah memunculkan keresahan di kalangan orang tua dan peserta didik.

“Keputusan tersebut telah menimbulkan gejolak dan protes dari para siswa SMA / SMK / MAN di seluruh Aceh,” kata Irwan Djohan, Rabu (07/03/2018).

Disebutkannya, pada hari Rabu 6 Maret 2018 kemarin, puluhan siswa SMA mendatangi kantor DPRA untuk ‘berunjukrasa’ menyampaikan isi hati mereka. Ia menerima puluhan siswa tersebut di ruang Badan Anggaran DPRA, dan mencoba untuk menenangkan mereka sambil mencari solusi atas persoalan tersebut.

BACA JUGA...  The Light of Aceh Pukau Pengunjung Borobudur International Art & Performance Festival

“Untunglah gejolak yang muncul memperoleh respon cepat dari Kepala Disdik Aceh, yang kemudian membuat kebijakan baru untuk mengizinkan masing-masing sekolah menentukan jadwal USBN sendiri,” lanjutnya.

Tetapi kebijakan baru tersebut, menurut politisi partai NasDem ini, aneh, sebab, ia menduga para Kepala Sekolah di seluruh Aceh tidak akan berani melawan keputusan Kepala Dinas Pendidikan, sehingga tidak berani mengusulkan jadwal sendiri.

BACA JUGA...  Agar Tak Ditanya Buku Nikah, MRS Ungkap Cara Booking Hotel

“Kalaupun masing-masing sekolah berani mengajukan tanggal USBN sendiri, sehingga jadwal USBN menjadi tidak serentak, maka kemungkinan terjadinya kebocoran soal ujian sangatlah besar,” tuturnya.

Dia berharap, kasus ini menjadi pengalaman, agar pihak Disdik tidak mengeluarkan kebijakan yang bisa memunculkan persoalan. Ia juga menilai, kebijakan pengunduran jadwal USBN, bertujuan untuk memberi ruang lebih banyak untuk persiapan UN, agar hasil UN Provinsi Aceh lebih bagus dari tahun-tahun sebelumnya.

“Tetapi, jadwal USBN di akhir April tersebut, akan berdampak anak-anak dari Aceh tidak bisa ikut tes sekolah-sekolah kedinasan seperti IPDN, STAN, LAN, Itulah salah satu penyebab munculnya keresahan, di samping beberapa persoalan lainnya seperti jadwal Bimbingan Belajar (Bimbel), dan lainnya,” tambahnya.

BACA JUGA...  TDV Distribusikan 150 Ekor Sapi Qurban di Aceh, Nasir Djamil: Terimakasih Turkiye

Ia juga berharap agar kedepan Disdik Aceh yang membawahi 800-an SMA/SMK, sebelum membuat kebijakan terkait jadwal USBN dan lainnya, seharusnya menggelar rapat terlebih dahulu dengan para pengawas sekolah dan kepala sekolah.

“Para pengawas sekolah dan kepala sekolah tentu lebih mengetahui kondisi di lapangan, maka, meminta masukan dari mereka sebelum membuat kebijakan adalah tindakan yang profesional,” tutupnya. [*]

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB