
Sementara warga masyarakat Sabang menyanyi atas ketidak profesional DLHK itu, masyarakat menilai kadis tersebut tak punya hati dimana pekerja pengangkat sampah mereka orang-orang yang tidak mempunyai pekerja lain
Harapannya adalah gaji dari hasil keringat dan menahan bau dari pekerja angkat sampah itu lah untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tapi apa daya kenyataannya sudah dua bulan mereka belum menerima gaji. Mereka mengeluh karena tidak bisa membeli daging Meugang dan belanja kebutuhan bulan ramadhan.
Kepada anggota DPRK Sabang diharapkan agar, tidak menutup mata dan menyumbat telinga atas penderitaan rakyat kecil yang bekerja sebagai pembuang sampah. Diminta tunjukkan diri sebagai wakil rakyat jangan hanya janji pada kampanye saja. (R).




