Rentang waktu pun berjalan, menyisakan halusinasi warga yang menginginkan jembatan permanen di kampungnya hanya bagian ekspektasi samar. Pemerintahan pun berganti, dari satu Bupati ke Bupati lain juga tidak ada perubahan.
Menapak 11 tahun abutmen itu mangkrak. Kini warga Bandar Khalifah menaruh harapan besar pada pasangan Bupati Aceh Tamiang ke empat; Armia Pahmi – Ismail untuk melanjutkan pembangunan jembatan tersebut.
Rabu sore, 11 Juni 2025 lalu. Bupati Irjen Pol (P) Drs. Armia, MH – Ismail, SE.I bersama ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang. Fadlon, SH dan rombongan meninjau kembali jembatan yang gagal dibangun tersebut.
Setelah melakukan peninjauan, keduanya [Eksekutif dan Legislatif] atas kesepakatan bersama melanjutkan kembali pembangunan jembatan itu.
Pernyataan itu disampaikan kedua petinggi lembaga Eksekutif dan Legislatif saat melihat bangunan abutmen jembatan yang mangkrak sejak 2014 lalu di Bandar Khalifah.
”Kita telah sepakat untuk melanjutkan pembangunan jembatan yang sudah lama terbengkalai itu,” Kata Bupati Armia.
Pada peninjauan Abutmen Jembatan tersebut, Armia didampingi oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail SE,i, Ketua DPRK Fadlon SH, Asisten I, Drs. Muslizar, Kabag Humas dan Protokol serta Kabag Umum Setdakab Aceh Tamiang.




