Geprindo: Media Mainstream dan Lembaga Survey Kompak Sebar Berita Hoax

Minggu, 1 Juli 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, AP – Keberadaan lembaga survey yang secaara masiv menggiring opini melalui hasil survey olahan telah membuat demokrasi di Indonesia dalam ancaman. Fenomena ini membuat Presiden Gerakan Pribumi Indonesia atau disingkat Geprindo, Bastian P Simanjuntak ikut bicara dan dia mendesak para elit di negeri ini untuk tidak lemah dalam merepon hasil survey yang kacau dari beberapa lembaga survey yang memonopoli pemberitaan media mainstream Indonesia.

“Kesalahan mereka kali ini sangat fatal dan tidak bisa ditolerir. Ulah mereka sudah meresahkan masyarakat dan mengotori jalannya demokrasi,” ujar Bastian dalam pesan Whats App,  Sabtu,  30 Juni 2018.

BACA JUGA...  Ibu Rumah Tangga Pun Kerja Keras Sukses Sail Sabang

Menurutnya,  h.asil survey ngawur yang mendominasi media mainstream bisa mengakibatkan kegaduhan yang bisa meluas kepada kekerasan sosial.

“Hati-hati rakyat sudah sangat marah dengan perilaku lembaga-lembaga survey yang selama ini telah memanipulasi data dan fakta selain bisa menimbulkan kegaduhan. Hasil survey yang dimanipulasi bisa mengakibatkan rakyat menjadi tidak percaya dengan hasil pemilu dan akhirnya berimplikasi pada kurangnya legitimasi  rakyat kepada siapapun yang memenangkan pemilu,” ungkapnya.

Saran dia,  bagi siapapun yang menjunjung tinggi demokrasi yang bersih, harus serius mempersoalkan lembaga survey yang ngawur hingga ke meja hijau kemudian untuk mencegah dampak negatif akibat hasil survey yang ngawur maka para elit harus melakukan tindakan kongkrit untuk mendorong investigasi terhadap oknum lembaga survey untuk mengaudit  sumber data yang mendasari hasil survey tersebut.

BACA JUGA...  Azwar Resmi Pimpin Distrik Laskar Panglima Nanggroe Pidie

“Tim ini juga harus menelusuri sumber pembiayaan lembaga-lembaga survey tersebut karena patut diduga ada pihak-pihak tertentu yang membiayai, dimana indikasinya adalah hasil survey seperti sebuah orkestra, seperti ada yang mengarahkan, kesalahannya kompak,” ujarnya.

Untuk itu,  hasil survey ngawur harus dijadikan sebuah persoalan serius karena sudah mengancam kemurnian demokrasi, skandal ini harus dibongkar sampai ke akar-akarnya dan hasil investigasinya harus dipublikasikan kepada masyarakat luas.

BACA JUGA...  Layak Dihukum Mati, GEPRINDO Wanti Jokowi Soal Koruptor e-KTP

“Pelakunya harus dihukum berat karena telah sengaja memproduksi dan menyebar informasi hoax. Hasil survey yang ngawur juga menjadi sangat serius karena dipublikasikan oleh media-media mainstream, jadi media-media mainstream turut bersalah karena secara aktif telah mempublikasikan informasi hoax, ini sama saja dengan penyesatan terhadap masyarakat luas,” pungkasnya. (MU)

Berita Terkait

Pengurus PWI Sulsel Dilantik, Cek Munir: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama
DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi
PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota
Organisasi Pers Dukung Nasir Nurdin Maju Ketua PWI Aceh Periode 2026-2031
Musda Golkar Asel, Kamalul Resmi Mendaftar
Bang Ijeck Dipercaya Jadi Sekjen MPN, Anto Genk: Selamat
Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA
FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pengurus PWI Sulsel Dilantik, Cek Munir: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:38 WIB

DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:30 WIB

PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Organisasi Pers Dukung Nasir Nurdin Maju Ketua PWI Aceh Periode 2026-2031

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Musda Golkar Asel, Kamalul Resmi Mendaftar

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Ajak Warga Berbusana Santri

Rabu, 21 Okt 2026 - 22:17 WIB

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB