F-GMA: Anggota DPRA Sekarang Tak Layak Dipilih Lagi

Senin, 22 Januari 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC)-Front Gerakan Marwah Atjeh (F-GMA) mengajak rakyat untuk tidak memilih lagi anggota legislatif yang sedang menjabat sekarang di pemilihan legislatif tahun 2019 nanti. Hal tersebut disampaikannya dalam acara jumpa pers yang berlangsung di Haba Kupi, Lampriet, Banda Aceh, Senin, 22 Januari 2018.

“Anggota dewan sekarang baik di DPRA dan DPRK hanya mementingkan kepentingan pribadi dan keluarga, tidak mendukung kepentingan rakyat,” kata Presiden F-GMA, Sufaini Usman Syekhy.

BACA JUGA...  Kondisi Pemko Banda Aceh Ditangan Bakri Siddiq Memprihatinkan 

Alasan lainnya kata pria yang akrab dipanggil Tgk Syekhy ini, selama ini DPRA sibuk memainkan isu bendera Aceh saat menjelang masa Pemilu bukan memikirkan bagaimana mensejahterakan rakyat.

“Maka kami minta DPRA dan Pemerintah Aceh segera menghentikan polimik bendera Bintang Bulan yang selalu jadi konsumsi politik,” pintanya.

Untuk itu, dia mendesak supaya bendera Bintang Bulan digantikan saja dengan bendera Alam Peudeueng sebagai bendera lambang Aceh.

BACA JUGA...  Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggung Jawab Lingkungan

“Kita meminta Pemerintah Aceh untuk mensosialisasikan tentang perdamaian Aceh ke dalam masyarakat Aceh dan khususnya kepada kombatan GAM secara transparan,” desak mantan kombatan GAM ini.

Supaya persoalan Aceh tidak berlarut larut, pihak FGMA mengharapkan rakyat tidak lagi dibodoh bodohin oleh kelompok tertentu yang tidak ingin rakyat hidup aman dan damai.

BACA JUGA...  Tim Satgas Barsela DPRA Tinjau Proyek di Aceh Selatan 

“Jangan lagi dibodohin oleh pihak tidak jelas yang hanya membuat rakyat sengsara,” pesan dia.

Selanjutnya dia juga mengingatkan rakyat Aceh untuk tidak terjebak fanatik buta terhadap partai tertentu, karena sebutnya, semua partai sama.

“Jangan pandang partainya tapi pandanglah orangnya, layak tidak jadi anggota dewan,” pungkasnya. (MTU)

Foto: Acara jumpa pers FGMA di Haba Kupi, Senin, 22Januari 2018. Foto: MTU/ADC

Berita Terkait

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan
Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan
Ayah Wa Umumkan Jadwal Pencairan Bantuan Rumah Rusak Malam Ini di Live TikTok 
Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah
Bupati Asel H. Mirwan MS Tetapkan Darurat Bencana untuk Masa 14 Hari
DPP Partai Aceh Gelar Pendidikan Politik, Cetak Kader Tangguh Ideologi
Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk
Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:50 WIB

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan

Minggu, 1 November 2026 - 20:54 WIB

Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Minggu, 1 November 2026 - 20:43 WIB

Ayah Wa Umumkan Jadwal Pencairan Bantuan Rumah Rusak Malam Ini di Live TikTok 

Minggu, 1 November 2026 - 17:51 WIB

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 November 2026 - 11:19 WIB

Bupati Asel H. Mirwan MS Tetapkan Darurat Bencana untuk Masa 14 Hari

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB