BPKA Menerima Perhargaan penerapan Aplikasi SRIKANDI

Banda AcehMA   – Sebagai tindak lanjut amanat Presiden Joko Widodo yang meminta Kepala Daerah untuk menyukseskan program digitalisasi daerah, Pemerintah Aceh menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) untuk mengimplementasikan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).

Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh Dr. H. Iskandar, AP, S.Sos, M.Si, saat meluncurkan aplikasi SRIKANDI di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) menyampaikan bahwa SRIKANDI merupakan implementasi perwujudan dari sistem pemerintahan berbasis elektronik, yang diluncurkan pemerintah sebagai aplikasi umum bidang kearsipan, dalam upaya meningkatkan kinerja serta bermanfaat dalam mewujudkan pengelolaan arsip profesional.

“Untuk itu, pada kesempatan ini saya menginstruksikan kepada seluruh kepala SKPA dan Biro di Lingkungan Pemerintah Aceh, agar tahun 2023 ini segera mengimplementasikan Aplikasi SRIKANDI ini, begitu juga halnya Pemerintah Kabupaten/Kota, untuk segera mengimplementasikan SRIKANDI sebagai bentuk peningkatan pelayanan publik,” lanjut Iskandar.

Peluncuran aplikasi SRIKANDI berlangsung di halaman Kantor DPKA dengan diikuti Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Kepala DPKA, Kepala Balai Arsip Statis dan Tsunami ANRI, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh dan perwakilan dari Kabupaten Kota.

Di samping aplikasi SRIKANDI, pada kesempatan tersebut juga diluncurkan Aplikasi Telusur Arsip dan peresmian Diorama Kearsipan Aceh. Kehadiran Diorama Kearsipan Aceh ini diharapkan dapat meningkatkan layanan kearsipan bagi masyarakat Aceh khususnya dan Indonesia umumnya. Selain itu juga bermanfaat bagi siapa saja yang membutuhkan informasi kearsipan yang bernilai sejarah di Aceh.

BACA JUGA...  DPRK Lhokseumawe Gelar Sidang Paripurna VIII Masa Persidangan III Tahun 2022

Sementara itu, Aplikasi Telusur Arsip yang dilaunching hari ini, bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan dan pendokumentasian arsip bernilai sejarah yang masih disimpan oleh individu masyarakat baik di Aceh maupun di luar Aceh.

“Melalui aplikasi ini, diharapkan arsip yang bernilai sejarah bisa terus dikumpulkan untuk selanjutnya disimpan di depo Arsip Aceh dalam bentuk hard copy dan soft copy, dan bisa diakses oleh masyarakat luas melalui Jaringan Informasi Kearsipan Nasional.” (Sumber : Humas Aceh)

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh Dr. H. Iskandar, AP, S.Sos, M.Si menyerahkan Penghargaan/Nominator Penerapan Aplikasi SRIKANDI dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh yang diterima oleh PLT Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, Ramzi, M.Si., pada acara Launching Aplikasi SRIKANDI. [r]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *