Banjir di Pijay Genangi Ratusan Rumah Warga di Dua Kecamatan

Kamis, 24 Oktober 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya (MA) – Akibat hujan deras sejak tadi sore, banjir menghantam Kecamatan Meureudu dan Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (23/10/2019).

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak sore tadi membuat terjadinya banjir di beberapa gampong di kecamatan Meureudu dan Meurah dua.

Kawasan yang terdampak banjir di Kecamatan Meurah Dua yaitu Gampong Dayah Kruet, Gampong Mancang, Gampong Blang Cut dan Gampong Pante Beureune.

BACA JUGA...  Diduga Mark-Up, SAPA Minta APH Usut Tuntas

Sedangkan di Kecamatan Meureudu yang terkena banjir adalah Gampong Mesjid Tuha dan Gampong Meunasah Lhok.

Akibatnya, ratusan rumah warga di dua Kecamatan tersebut tergenang air, sampai dengan saat ini warga memilih bertahan dirumah, karena kondisi air belum surut.

Fadil, Warga Meurah Dua sangat mengharapkan pethatian serius dari Pemkab terhadap bencana banjir tahunan, yang sudah menjadi langganan setiap tahun di Pidie Jaya.

BACA JUGA...  Peringati Hari Juang TNI AD ke 77, Kodim 0117/Atam Gelar Donor Darah

Pemkab harus ada tindakan tegas terhadap kerusakan hutan dan daerah serapan air lainnya, siapapun pelakunya. Karena hutan sangat besar fungsinya sebagai pencegah banjir, apalagi dimusim hujan seperti ini, harapnya.

Kelestarian hutan, khususnya hutan lindung, harus kita jaga, ini demi menghindari musibah banjir yang lebih besar lagi, kedepannya akibat kerusakan hutan. Khusus hutan-hutan yang telah di rusak, perlu adanya program reboisasi kembali, Pintanya. (TS)

BACA JUGA...  Ratusan Penari Saman Gayo Lues Siap Tampil di Banda Aceh

Berita Terkait

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:46 WIB

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Sabtu, 19 September 2026 - 21:33 WIB

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Rabu, 16 September 2026 - 19:33 WIB

Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Berita Terbaru

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB

Ketua ODGJ Aceh Utara Barona Raja saat mendampingi penanganan ODGJ di Aceh Utara.

KESEHATAN

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 Sep 2026 - 15:10 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Senin, 21 Sep 2026 - 12:29 WIB