Aminullah Nyatakan Minat Investasi Budidaya Ikan Rambeu

Jumat, 12 Oktober 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, AP-Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman memanen Ikan Kuwe hasil budidaya dengan teknik keramba jaring apung di kuala Ulee Lheue, Sabtu (6 Oktober 2018) sore.

Teknik budidaya ikan yang sering disebut ikan Rambeu oleh masyarakat Aceh ini,  dikembangkan oleh nelayan setempat bersama tim dari Unsyiah. Tak kurang dari 7.000 ekor ikan Rambeu berbagai ukuran siap dipanen dari keramba berkonstruksi kayu tersebut.

Untuk mencapai lokasi keramba yang berada tak jauh dari jembatan Ulee Lheue, Wali Kota Aminullah dan rombongan harus menaiki boat nelayan dari dermaga kecil di bibir kuala.

Dibawah guyuran hujan dan arus kuala yang cukup deras, tak menyurutkan semangat dan rasa penasaran sang Wali Kota.

BACA JUGA...  P4 Ucapkan Selamat Dan Siap Mengawal Aminullah-Zainal

Setibanya di atas keramba, dengan menggunakan alat pancing tradisional, Aminullah menjajal tarikan ikan predator yang cukup disegani oleh para pemancing. Dan strike! Pertama Seekor Rambeu berukuran sedang berhasil didaratkan.

Panen ikan hasil budidaya keramba jaring apung sore itu pun ditutup dengan makan bersama dengan masyarakat nelayan Ulee Lheue yang hadir. Menu utamanya tentu saja ikan Rambeu bakar plus sambal kecap.

Turut hadir di sana, Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Banda Aceh Zulkifli Syahbuddin, Kabag Humas Taufiq Alamsyah, Camat Meuraxa Ardiansyah, Tim Fakultas MIPA Unsyiah, dan sejumlah awak media.

BACA JUGA...  Aminullah Sukses Memerdekakan Pedagang dari Praktek Rentenir

Aminullah: Prospeknya Sangat Menjanjikan.

Dengan modal awal Rp 50 juta, dalam waktu tiga bulan, petani nelayan Ulee Lheue dapat meraup untung sekira Rp 20 juta. “Jadi budidaya ikan dengan teknik keramba jaring apung ini prospeknya sangat menjanjikan,” kata Aminullah.

“Terus terang ini di luar ekspektasi saya. Hasilnya melimpah, tekniknya mudah, dan juga aman. Ini potensi kelautan Banda Aceh yang harus kita kembangkan,” kata wali kota yang menyatakan secara pribadi juga tertarik untuk berinvestasi.

“Ke depan akan kita upayakan anggaran khusus untuk menjadikan ini sebagai pilot project Pemko Banda Aceh. Kita harus beri contoh agar masyarakat nelayan bisa mengembangkan teknik budidaya ikan ini, tanpa harus ke tengah laut,” katanya lagi.

BACA JUGA...  Pemko Sabang Tidak Akan Pernah Diam Lakukan Upaya Penurunan Angka Stunting

Di tempat yang sama, ketua kelompok nelayan Firdus Basyah mengharapkan agar budidaya ikan Kuwe ini dapat diperluas di banyak tempat, bukan hanya di Ulee Lheue. “Dengan teknik sederhana, untungnya berlipat ganda.”

“Dengan modal investasi Rp 50 juta, kami dapat meraup Rp 20 juta keuntungan dalam tiga bulan saja. Untuk itu, kami sangat berharap dukungan dari Pemko Banda Aceh untuk mengembangkan keramba jaring apung ini secara swakelola oleh masyarakat dan juga di-support tim dari Unsyiah,” kata pria yang juga berprofesi sebagai dosen di FMIPA Unsyiah ini. (Ahmad Fadil)

 

Foto 1

 

Berita Terkait

Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan
Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter
Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI
BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara
Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga
Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:06 WIB

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:33 WIB

Wakil bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang saat mengikuti pertemuan pemetaan wilayah banjir dan longsor bersama BPBD Aceh Utara.

PEMERINTAHAN

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:06 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM

PEMERINTAHAN

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:31 WIB