Pemkab Aceh Besar Peringati HAN tahun 2019

Senin, 29 Juli 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten I Sekdakab Aceh Besar , Abdullah, S.Sos membacakan pidato Bupati pada peringatan HAN tahun 2019 pada upacara, Senin, 29 Juli 2019. Foto: ist

Asisten I Sekdakab Aceh Besar , Abdullah, S.Sos membacakan pidato Bupati pada peringatan HAN tahun 2019 pada upacara, Senin, 29 Juli 2019. Foto: ist

Kota Jantho (ADC) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menggelar upacara memperingati Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2019 di halaman Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Senin, 29 Juli 2019.

Upacara yang diikuti para staf ahli bupati, asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab setempat dan pelajar dengan pembina upacara Plh Sekdakab Aceh Besar, Abdullah SSos.

Dalam sambutannya Plh Sekdakab Aceh Besar membacakan pidato tertulis Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali, dimana menurutnya anak merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis dan mempunyai ciri serta sifat khusus yang memerlukan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan sosial secara utuh. Menurutnya, masa depan bangsa di masa yang akan datang berada di tangan anak-anak kita saat ini.
“Jadi semakin baik kepribadian anak saat ini maka semakin baik pula kehidupan masa depan bangsa. Namun sebaliknya, apabila kepribadian anak tersebut buruk maka akan buruk pula di masa yang akan datang,” katanya

BACA JUGA...  Penerimaan Calon Mahasiswa STAI Tapaktuan Aceh Selatan Diperpanjang  

Begitu juga, sebut Bupati Mawardi Ali dalam sambutan, bahwa UUD 1945, Pasal 28B Ayat (2) mengamanatkan agar Negara menjamin hak setiap anak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta hak atas perlindungan dari kekerasan, ekspoitasi dan deskriminasi. Sementara itu, pengertian Anak menurut Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak adalah seorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.

Bupati Aceh Besar juga menjelaskan bahwa keluarga mempunyai peran penting untuk melindungi anak dengan memberikan pola asuh yang sesuai dengan prinsip-prinsip agama. Begitu juga, dalam pembangunan Anak Indonesia, juga mengacu pada Konveksi Hak Anak (KHA) yaitu: non diskriminasi; kepentingan terbaik bagi anak; hak hidup, kelangsungan hidup, dan perkembangan dan menghargai pandangan anak.

BACA JUGA...  Teknik Tanam Sayur Modern Harus Digalakkan ke Gampong-gampong

Menurutnya, secara nasional peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2019 mengusung tema “Peran Keluarga Dalam Perlindungan Anak” dengan pesan utama “Wujudkan Pengasuhan yang Berkualitas dan Berbasis Hak Anak yang Dimulai dari Keluarga”.

Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali dalam sambutannya, juga menyampaikan bahwa tahun ini pada peringatan Forum Anak Tingkat Nasional dilaksanakan di Kota Makassar, Sulewesi Selatan, Kabupaten Aceh Besar berhasil penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA). “Alhamdulillah Aceh Besar mendapat penghargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Pratama yang diserahkan langsung oleh Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Yohana Yambise,” ungkapnya.

Oleh karena itu kedepannya, diharapkan Lintas Sektor bekerja lebih maksimal lagi demi anak-anak Aceh Besar supaya terpenuhi segala hak-haknya guna untuk dapat tumbuh dan berkembang secara optimal serta mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi. “Sehingga dapat terus melakukan hal-hal yang positif yang dapat membanggakan dan membawa harum nama kabupaten Aceh Besar di kancah Nasional bahkan Internasional,” demikian Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali, dalam sambutan tertulisnya dibacakan Pln Sekdakab Aceh Besar Abdullah SSos.

BACA JUGA...  LPLA Protes Proyek Besar di Aceh Dominan Dimenangkan Perusahaan Rental

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Sejahtera, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP KS, PP dan PA) Kabupaten Aceh Besar, Drs Ramli Yahya, mengatakan disamping KLA Kategori Pratama Kabupaten Aceh Besar juga meraih penghargaan lainnya yakni Sekolah Ramah Anak (SRA) terbaik tingkat Madrasah Ibtidaiyah Tahun 2019 yang merupakan pertama di Provinsi Aceh. Penghargaan tersebut diraih oleh MIN 20 Aceh Besar Tungkop Kecamatan Darussalam. “Harap kita agar penghargaan KLA bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan menjadi lebih baik lagi,” pungkas Ramli Yahya. (Ril)

Berita Terkait

Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 
Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair
Ayah Wa Bersama Kadis PUPR Aceh Utara Tinjau Progres Pembangunan Batu Gajah di Lhok Puuk
Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor
Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi
Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan
Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter
BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Ayah Wa Bersama Kadis PUPR Aceh Utara Tinjau Progres Pembangunan Batu Gajah di Lhok Puuk

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Safriadi Pimpin KSMI Kota Lhokseumawe

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:56 WIB

Jubir Pemkab Aceh Utara Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair

Kamis, 29 Okt 2026 - 23:10 WIB

Bersama inventor dan jajaran redaksi perusahaan, Bupati Aceh Utara Ayah Wa bahas huntap, Kamis, (29/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Kamis, 29 Okt 2026 - 19:17 WIB