Wali Kota Minta Ustadz dan Santri Jadi Yang Terdepan Tangkal HOAX

Selasa, 23 Oktober 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda  Aceh (ADC) – Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM, turut memperingati Hari Santri Nasional tingkat Kota Banda Aceh tahun 2018, yang berlangsung di Dayah Terpadu Inshafuddin Banda Aceh, Senin 22 Oktober 2018.

Hari Santri yang diperingati di halaman Dayah Inshafuddin ini, juga diikuti oleh seluruh santri, para guru dan para ustadz-ustadzah. Wali Kota sendiri, didapuk sebagai pembina upacara.

Dalam sambutannya, Aminullah mengatakan, sudah sepatutnya pemerintah memberikan apresiasi bagi perjuangan kaum santri yang secara nyata memberikan andil besar bagi terbentuknya dan terjaganya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Karenanya, peringatan Hari Santri Nasional ini, harus dimaknai sebagai upaya memperkokoh segenap umat beragama agar saling berkontribusi mewujudkan masyarakat Indonesia yang bermartabat, berkemajuan, berkesejahteraan, berkemakmuran, dan berkeadilan,” kata Aminullah.

BACA JUGA...  KONI Jakarta Andalkan Bank Aceh Lancarkan Transaksi Keuangan di PON ke XXI Aceh-Sumut

Dalam kesempatan ini, Wali Kota juga berharap, kepada para Ustadz/Teungku, santri dan elemen umat Islam yang belajar di Dayah/pesantren, menjadi yang terdepan dalam menjaga keutuhan dan persatuan masyarakat di tengah situasi saat ini yang penuh dengan berbagai fitnah dan berita bohong (Hoax).

“Sesuai dengan tema, “Bersama Santri Damailah Negeri”. Para santri yang umumnya memiliki basis keilmuan memadai dan memiliki peran dalam menyebarkan agama Islam dalam rangka mendamaikan dan menjadi Rahmatan Lil ‘Alamin. Sehingga dengan tema ini diharapkan, kaum santri menyadari tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga, memelihara, dan merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia ini,” ungkap Aminullah.

Selain itu, Walikota juga mengatakan. Hari Santri tahun ini merupakan, momentum untuk mempertegas peran santri sebagai pionir perdamaian yang berorientasi pada spirit moderasi Islam di Indonesia. Dengan karakter kalangan pesantren yang moderat, toleran, dan komitmen cinta tanah air, diharapkan para santri semakin vokal untuk menyuarakan dan meneladankan hidup damai serta menekan lahirnya konflik di tengah-tengah keberagaman masyarakat. Marilah kita tebarkan kedamaian, kapanpun, dimanapun, kepada siapapun.

BACA JUGA...  LEPPAMI Aceh Ajak Masyarakat  Tingkatkan Kesadaran Lingkungan

Dalam kesempatan ini, Wali Kota tidak bosan-bosannya meminta kepada seluruh elemen masyarakat, dan terkhusus kepada para santri untuk aktif memerangi narkoba. Karena saat ini peredaran narkoba sudah semakin luas dan membahayakan semua kalangan. “Sebagai bagian dari elemen masyarakat, termasuk para santri harus tegas dan berkomitmen dalam memerangi peredaran narkoba,” pinta Wali Kota.

Wali Kota juga meminta para santri untuk terus berperan serta aktif memerangi narkoba. Salah-satunya, dengan cara memperdalam ilmu pengetahuan keagamaan. “Dengan pengetahuan keagamaan yang dimiliki, para santri akan tahan terhadap berbagai godaan termasuk penyalahgunaan narkoba.

BACA JUGA...  RSUD dr. Fauziah Bireuen Gelar Workshop, Bupati H. Mukhlis Soroti Evaluasi Manajemen

Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah, melakukan aktifitas olahraga. Umumnya para olahragawan senantiasa menjaga kesehatan tubuhnya. Dengan kata lain, jangankan memakai narkoba, merokok pun mereka tidak,” kata Aminullah.

Pada peringatan Hari Santri ini, Wali Kota menyerahkan penghargaan ‘Sidara Award’ kepada sejumlah santri dari berbagai Dayah yang ada di Banda Aceh.

Peringatan hari santri di dayah Terpadu Inshafuddin ini, turut juga dihadiri Pimpinan Dayah Inshafuddin, Drs Abdullah, Kepala kemenag Kota Banda Aceh, Asy’ari, Kadisdik Dayah Kota, Tarmizi Daud SAg MAg, Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah, M Syarif SHi MH dan sejumlah pejabat jajaran Pemko dan Kemenag Kota lainnya.  (Ahmad Fadil/Rel)

Berita Terkait

Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 
Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair
Ayah Wa Bersama Kadis PUPR Aceh Utara Tinjau Progres Pembangunan Batu Gajah di Lhok Puuk
Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor
Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi
Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan
Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter
Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Ayah Wa Bersama Kadis PUPR Aceh Utara Tinjau Progres Pembangunan Batu Gajah di Lhok Puuk

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi

Berita Terbaru

Jubir Pemkab Aceh Utara Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair

Kamis, 29 Okt 2026 - 23:10 WIB

Bersama inventor dan jajaran redaksi perusahaan, Bupati Aceh Utara Ayah Wa bahas huntap, Kamis, (29/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Kamis, 29 Okt 2026 - 19:17 WIB