Terkait Isu Jual Beli Darah di PMI Banda Aceh, Ini Klarifikasi Ketua PMI Aceh

Ketua PMI Provinsi Aceh Murdani Yusuf.
example banner

 11 total views,  1 views today

Banda Aceh, (MA) Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf menerbitkan siaran pers berupa klarifikasi terkait berita atau informasi di berbagai media tentang kekisruhan bahkan adanya isu jual beli darah di UDD PMI Kota Banda Aceh yang begitu menusuk hati masyarakat Aceh, wabil khusus pendonor darah sukarela dan Relawan PMI.

banner 325x300

Murdani Yusuf melalui siaran pers Jum’at (13/5/2022) yang diteruskan oleh Kabid Informasi dan Komunikasi PMI Aceh, Nasir Nurdin menyampaikan klarifikasi dan menanggapi isu miring yang berkembang sejak dua hari terakhir di ranah publik.

Sehubungan dengan adanya berita atau informasi di berbagai media tentang kekisruhan dan pelayanan darah di UDD PMI Kota Banda Aceh yang begitu hangat, heboh, dan menusuk hati masyarakat Aceh, wabil khusus pendonor darah sukarela dan Relawan Palang Merah Indonesia yang membuat ketidaknyamanan dalam dua hari belakangan ini.

Dirinya (Murdani Yusuf) selaku Ketua PMI Provinsi Aceh menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh masyarakat Aceh, wabil khusus pendonor darah sukarela dan Relawan Palang Merah Indonesia atas ketidaksempurnaan pihaknya atau Pengurus PMI Aceh dalam melakukan tugas koordinasi, supervisi, dan pengawasan terhadap kepengurusan PMI Kota Banda Aceh.

Selanjutnya, ia menambahkan terhadap informasi atau berita tersebut, Pengurus PMI Aceh sedang melakukan pendalaman, koordinasi, dan evaluasi yang insya Allah hasilnya akan disampaikan dikemudian.

Apabila hasil evaluasi lanjutnya, kalau ada pengurus, karyawan, dan relawan yang melakukan tindakan tidak sesuai dengan konstitusi organisasi, dan Kode Etik/Perilaku Palang Merah Indonesia, maka akan diambil tindakan tegas sesuai dengan AD/ART dan PO PMI setelah berkonsultasi dengan Pengurus Pusat PMI.

“Perlu juga kami sampaikan bahwa UDD PMI tidak melakukan jual beli darah. Yang ada hanyalah biaya penggantian pengolahan darah sesuai dengan standar perhitungan yang diatur dengan Peraturan Menteri Kesehatan dan Peraturan Gubernur,” ungkapnya Murdani Yusuf.

Pihaknya juga berharap kepada semua pihak, baik pendonor darah suka rela, Relawan PMI dan keluarga besar PMI tetap semangat sebagai pejuang kemanusiaan untuk melaksanakan tugas–tugas kepalangmerahan, semoga Allah SWT meridhai.[R].

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...