Banda Aceh (ADC)- Remaja Masjid Gampong Tibang, menggelar pelatihan kader muda remaja masjid baitussalam dengan tema. ‘Melalui Pelatihan Remaja Kita Sonsong Aceh Yang Gemilang’. Kegiatan ini, berlangsung di kantor Keucik setempat, Minggu 14 Juli 2019.
Pelatihan kader muda tersebut, di isi oleh 25 peserta yang terdiri dari 11 laki-laki dan 14 perempuan, yang berasal dari unsur pemuda pemudi gampong setempat, dengan menghadirkan 3 Pemateri dari unsur BKPRMI Wilayah Aceh dan dua lainnya dari Teungku wilayah kota Banda Aceh.
Ketua remaja Masjid Gampong Tibang, Zulfikar Tarmizi, kepada media mediaaceh.co.id mengatakan, ada tiga materi pokok menjadi poin penting yang dibahas dalam pelatihan kader remaja masjid hari ini. Diantaranya adalah, kepemimpinan dalam Islam, Peran Pemuda dan remaja Islam dalam era milenial, serta strategi dan tantangan dakwah kekinian.
Zulfikar berharap, agar semua kader remaja ini, sama sama memakmurkan masjid dan harus menjadi remaja yang disenangi oleh semua orang dalam menyiarkan Islam di era modern ini. Jangan sampai, di kenal kita sebagai generasi rusak, tidak beradab, dan cacat moral.
“Maka dengan pelatihan ini, kita mulai bergerak menuju gampong tibang ini ke arah yang lebih baik dan bisa menjadi percontohan bagi gampong lainnya,” harapnya.
Sementara itu, Mulia Rahman selaku Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI) Wilayah Aceh dan juga Pemateri dalam kegiatan pelatihan ini menyampaikan, remaja masjid tibang harus mampu menjadi pelopor perubahan menuju gampong tibang yang baldhatun taybatun wa rabbun ghafur.
“Ia juga berharap, remaja masjid tibang harus keluar dari zona nyaman, bangkit menciptakan inovasi baru dalam melahirkan dan memakmurkan masjid, menciptakan suasana yang harmonis serta mengajak semuanya untuk ikut andil dalam mensyiarkan Islam, terutama di gampong tibang sendiri, hingga menjalar keseluruh pelosok Aceh,” pinta Mulia Rahman.
Selain itu, Mulia juga mengatakan, remaja masjid tibang harus mampu membangun komunikasi dan konsolidasi yang bagus dengan semua pihak terutama BKM (Badan Kemakmuran Masjid), Keucik dan Tokoh masyarakat. Karena pada plot anggaran, untuk pembinaan generasi muda gampong lewat masjid memang tersedia.
“Kemudian, ketua dan pengurus remaja masjid tibang, harus mampu membangun komunikasi dengan jejaring kemasjidan, seperti BKPRMI dan organisasi lainnya yang bersifat membangun dan melakukan perubahan, gebrakan, inovasi menuju arah perubahan yang signifikan,” tutup Ketua BKPRMI Wilayah Aceh ini. (Ahmad Fadil)



