Post Views: 533
Ratusan Kombatan GAM Daerah IV Silahturahmi Dan Ziarah Kemakam Syuhada 10

“Makam syuhada 10 ini menjadi bukti sejarah dan masih banyak lagi ribuan nyawa melayang saat Aceh dilanda konflik. Kini kita sudah 14 tahun menjalani dan merawat perdamaian (MoU) Helsinky. Banyak sekali butir-butir (MoU) yang belum terealisasi. Saya berharap masyarakat Aceh harus bersatu, jangan mau difitnah dan dihasut oleh orang lain”, ujar Tgk Ni
Lanjutnya, jangan kita sampai dipecah belah dan saling menyalahkan. Coba lihat makam para syuhada dihadapan kita hari ini. Nyawa lebih berharga dari segalanya, tidak ada arti mobil mewah, emas dan intan berlian. Jika nyawa dan jasa para syuhada kita abaikan, kita harus melanjutkan perjuangan ini.
“Pihaknya tetap memperjuangkan dan menginginkan pemerintah untuk segera merealesasikan semua butir-butir MoU yang telah disepakati antara Pemerintah Indonesia dan GAM di Helsinki pada tanggal 15 Agustus 2005 silam. Perdamaian Aceh sudah 14 tahun, tetapi masyarakat Aceh belum dirasakan dengan hasil perdamaian ini”, kata Tgk Ni
Kita tidak boleh bercerai berai, kita harus bersatu memperjuangkan apa yang telah diamanahkan dalam butir-butir perdamain. Kita jangan pernah menggangu dan meminta hak orang lain. Begitu juga sebaliknya, orang lain tidak boleh menggangu hak-hak kita rakyat Aceh. Karena Aceh memiliki hak dan kekhususan, sesuai Undang-undang Pemerintahan Aceh. Tandasnya.
Diacara tersebut turut hadir Ketua DPRK Aceh Utara H Ismail A Jalil ( Ayah Wa ), Anggota DPRK Aceh Utara Tgk Mawardi ( Tgk Adek ), Panglima Muda Daerah IV M. Jhoni caleg terpilih dari Partai Aceh tahun 2019 – 2024, tokoh pembuka agama dan masyarakat daerah IV Tgk Chik Ditunong. ( SF ).



