HUT ke-29 Kecamatan Pasie Raja: Dulu Ladang Tuha  Barometer Politik

Pj. Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma menyampaikan pidato pada HUT Kecamatan Pasie Raja, Senin, (29/4).(poto/mediaaceh.co id/istimewa).

TAPAKTUAN (MA) Penjabat (Pj) Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kecamatan Pasie Raja, Senin, (29/4).

Dalam kesempatan tersebut, Cut Syazalisma menyampaikan pidato yang cukup inspiratif, di mana warga Pasie Raja harus bangga dengan kecamatannya. Membangun Pasie Raja adalah membangun bangsa dengan peradaban yang luhur.

Dia pun mengatakan, peringatan hari bersejarah ini diharapkan menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali apa yang sudah disumbangkan kepada Kecamatan Pasie Raja.

BACA JUGA...  Kemenag Aceh Selatan Gelar Upacara HAB ke 76

“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, kami mengucapkan selamat hari jadi Kecamatan Pasie Raja ke 27,  semoga dengan bertambahnya usia terus berkembang menjadi kecamatan yang maju dan sejahtera masyarakatnya,” kata Cut Syazalisma.

Menurutnya,  momentum hari jadi ini hendaknya dijadikan momentum  untuk mensyukuri apa yang telah dicapai selama ini guna membangun Kecamatan Pasie Raja. Dan, sekaligus sebagai introspeksi diri bagi kecamatan ini untuk memperbaiki citra yang dulu pernah disebut sebagai kecamatan “politik tinggi”.

Sebelum dimekarkan dari kecamatan Kluet Utara, Pasie Raja juga dikenal dengan Ladang Tuha yang juga membagi baro meter politik di Kluet Utara.

BACA JUGA...  Jembatan Gantung Trieng Pantang Selesai Dikerjakan 

Cut Syazalisma mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pasie Raja terutama tokoh masyarakat, alim ulama, para orang tua kami dan para pendahulu yang telah memperjuangkan lahirnya Kecamatan Pasie Raja dan mengisinya dengan pembangunan hingga saat ini.

“Terus maju Pasie Raja, mari bersatu dan terus saling menguatkan guna menciptakan generasi penerus yang kuat, tangguh dan mandiri. serta mampu melahirkan inovasi yang bermanfaat untuk membangun daerah dengan budi pekerti yang luhur,” kata  Cut Syazalisma yang juga putra Pasie Raja itu.(Maslow Kluet).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *