Forum Tuha Peut Diterima Ketua DPRK

LANGSA, (MA) | Para Ketua Forum Tuha Peut atau Badan Permusyawaratan Desa (BPD) 5 Kecamatan dalam Pemerintah Kota Langsa, Aceh. Berdelegasi ke Dewan Perwakilan Rakyat Kota Langsa, untuk menyampaikan tentang permintaan kenaikan honor para anggota Tuha Peut (BPD), disesuai dengan honor yang diterima oleh parangkat Gampong (Desa) pada tahun 2020 ini.

Ketua Forum Tuha Peut (BPD) Kecamatan Langsa Timur, M.Nurdin, mewakili teman-teman Ketua Forum Tuha Peut (BPD) 5 (lima) Kecamatan, kepada mediaaceh.co.id, Selasa (21/01/2020), saat usai bertemu dengan pimpinan DPRK, mengatakan, masalah yang kami sampaikan, pihak DPRK akan mengadakan rapat besok, Rabu (22/01/2020) untuk membahas tentang kenaikan honor Tuha Peut yang ada dalam Gampong di Kota Langsa, pada prinsipnya pihak DPRK mendukung tuntut pihak kami,insya Allah akan berhasil, Karena beban kerja Tuha Peut (BPD) dan anggota dalam membantu perangkat gampong (desa) menjalankan pemerintahan gampong (desa) sama beratnya.

“Selama ini honor yang kami terima beda tipis dengan Kaur dan Kadus. Padahal, beban kerja kami setara dengan geuchik (Kades) dan perangkat gampong (desa). Untuk itulah kami berharap pemerintah bisa mempertimbangkan untuk menaikkan honor kami agar bisa setara dengan para perangkat desa yang ada pada tahun 2020 ini,” ujar M.Nurdin.

BACA JUGA...  HRD dan Muhammad Adam Penuhi Aspirasi Masyarakat Seunuddon

Dalam pertemuan dengan DPRK dan mereka diterima diruang kerja Ketua DPRK, rapat di pimpin oleh Ketua DPRK, Zulkifli Latif di dampingi oleh Wakil ketua I, Saifullah, wakil Ketua II, Ir. Joni.

Masih Nurdin, pihaknya sangat menaruh harapan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kota Langsa dan pemerintah Pemerintah Kota Langsa pada tahun 2020 agar dapat mensesuainkan honor, agar pekerjaan Tuha Peut (BPD) yang ada di setiap gampong (desa) dalam Pemerintah Kota Langsa dapat bekerja maksimal sesuai dengan harapan warga masyarakat gampong. (Mustafa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *