Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari strategi bisnis yang adaptif dan responsif terhadap kondisi daerah. Menurutnya, Bank Aceh tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan angka semata, tetapi juga memastikan bahwa setiap pembiayaan yang disalurkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Setiap rupiah yang kami salurkan diharapkan mampu membantu masyarakat bangkit, khususnya pasca bencana hidrometeorologi,” ujarnya.
Ke depan, Bank Aceh optimistis dapat mempertahankan tren positif ini dengan terus memperkuat layanan, meningkatkan inovasi produk, serta memperluas inklusi keuangan di seluruh wilayah Aceh. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi sekaligus memperkokoh fondasi pembangunan daerah secara berkelanjutan.(R)




