Ketua Definitif DPRK Aceh Besar Segera Dilantik

Kota Jantho (MA) – Beredar kabar, Ketua definitif DPRK Aceh Besar akan segera dilantik dan diambil sumpah bersamaan dengan pelantikan dua anggota DPRK Aceh Besar yang sebelumnya sempat tertunda karena sedang menunaikan ibadah haji.

Informasi tersebut diterima redaksi Media Aceh, usai acara pelantikan keuchik se Aceh Besar oleh Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, di gedung olah raga, Kota Jantho, Selasa 17 September 2019.

Terkait kabar tersebut, wartawan Media Aceh langsung mengkonfirmasi ke pimpinan sementara DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali, di ruang kerjanya. Saat ditanyakan perihal tersebut, ia membenarkan dan mengaku, pihaknya telah menggelar rapat pimpinan.

“Hal itu sudah final,” jawabnya singkat.

Terkait dengan jadwal dan teknis pelaksanaan, akan dilaksanakan secara bersamaan pada hari yang sama dengan agenda pelantikan dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPR) Aceh Besar yang sempat tertunda karena menunaikan ibadah haji.

“Pelantikan bersamaan dengan dua anggota dewan yang tertunda pelantikan kemarin,” ujarnya.

Proses pelantikan tersebut akan diadakan dalam dua tahapan sidang paripurna. Dimana pada pagi hari dimulai pada Pukul 9:30 WIB untuk pelantikan Ketua DPRK definitif sampai dengan 12:00 WIB.

“Kemudian dilanjutkan kembali setelah shalat Jum’at, pada Pukul 14:30 WIB, dengan agenda sidang paripurna pelantikan dua anggota DPRK yang tidak sempat dilantik sebelumnya karena berangkat haji,” sebut Iskandar.

Sebutnya lagi, untuk persiapannya sudah matang dan hanya menunggu acara pelantikan saja pada Kamis 19 September 2019.

“Akan digelar gladi bersih bersama, supaya bila terdapat kekurangan dapat diperbaiki nantinya,” tuturnya.

Terkait Surat Keterangan(SK) dari Gubernur Aceh, Iskandar Ali menyatakan sudah ada. “Baru saja diterima hari ini, Selasa 17 September 2019,” ungkapnya.

Dari informasi diterima, pelantikan telah ditetapkan pada hari Jum’at, 20 September 2019 di Ruang Rapat Paripurna DPRK Aceh Besar di Kota Jantho. Sidang paripurna pelantikan ketua definitif dan dua anggota dewan bersifat istimewa, dimana dalam proses pelantikan tersebut juga turut mengundang unsur Muspika, Tokoh Masyarakat, OPD, Forkopimda, pimpinan Perguruan Tinggi dan wartawan.

Secara teknis, ketua definitif DPRK akan diambil sumpahnya oleh Kepala Pengadilan Negeri. Sama seperti pengambilan sumpah pada saat pertama dilantik. Bagi dua anggota DPRK yang akan dilantik, merujuk sesuai dengan Peraturan Pemerintah(PP) Nomor 12 tahun 2018, bahwa yang melantik adalah ketua defenitif. “Mudah mudahan tidak ada pergeseran lagi, karena SK nya sudah kita pegang, undangannya sudah dicetak dan mulai besok sudah dibagikan, kita berharap kawan kawan media untuk ikut dalam acara peliputan,” ajaknya.

Soal kesiapan teknis, Iskandar Ali menyarankan wartawan  untuk mengkonfirmasi kepada Sekretaris Dewan (Sekwan), Jamaluddin, S. Sos.

Saat dihubungi wartawan via telepon, Sekretaris DPRK Aceh Besar, Jamaluddin, S.Sos menyampaikan hal yang sama seperti yang telah disampaikan Pimpinan DPRK  sementara. “Betul,” jawabnya singkat. (Mukhlisin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *