Kandidat Mundur, Lam Ara Tunong Gagal Gelar Pilchiksung

Kota Jantho (MA) – Pemilihan Keuchik langsung yang digelar di Kabupaten Aceh Besar seluruhnya hampir rampung. Namun tidak seluruhnya berjalan mulus, bahkan ada Gampong yang telah dipasang calon sebelumnya, gagal dilaksanakan karena seluruh calon mengudurkan diri.

Gampong Lam Ara Tunong, Kecamatan Kuta Malaka, salah satu Gampong yang gagal melaksanakan Pilchiksung tahun 2019 ini.

Camat Kuta Malaka Irda Junaidi, kepada media ini mengatakan, Kecamatan Kuta Malaka terdapat dua gampong yang melakukan pemilihan Keuchik di tahun ini, yaitu Gampong Leupung Cut dan Gampong Lam Ara Tunong. Kedua Gampong tersebut telah habis masa jabatan keuchik sebelumnya.

Tapi, yang berhasil sukses melaksanakan Pilchiksung hanya Gampong Leupung Cut, sementara Gampong Lam Ara Tunong tidak berhasil, akibat seluruh kandidat calon mengundurkan diri.

“Ada dua gampong yang masuk dalam peserta Pilchiksung tahun ini, tapi cuma satu gampong yang berhasil sukses,” kata Camat Irda, kepada media ini di Kota Jantho, Selasa, 6 Agustus 2019.

Lebih lanjut, sambung Camat Irda, sebelumnya di Gampong Lam Ara Tunong, juga sudah mempersiapkan diri untuk ikut serta kontes pesta demokrasi tingkat Gampong itu. Sebanyak tiga orang calon diusung untuk menjadi kandidat, tapi entah apa alasanya, salah satu diantaranya mengundurkan diri dan mencabut semua berkasnya.

Tidak sampai disitu, aksi cabut berkas itu selanjutnya juga dilakukan oleh dua kandidat lainnya, sehingga Gampong Lam Ara Tunong gagal total untuk menggelar Pilchiksung serentak dengan 170 Gampong lainnya yang berlangsung Senin, 5 Agustus kemarin.

Terkait dengan langkah yang akan diambil oleh Pemerintah Kecamatan Kuta Malaka, sambung Irda, untuk pengendali pemerintahan di gampong bersangkutan masih dijalankan oleh pejabat yang sedang bertugas dan untuk selanjutnya tentu akan masih dipimpin oleh PJ hingga Keuchik diginitif ada.

“Akan kita sarankan kembali untuk menggelar pemilihan keuchik, dan untuk sementara kendali pemerintah gampong tersebut diserahkan kepada pejabat yang dilantik oleh pemerintah kecamatan,” jelas Irda.

Peristiwa lain terkait dengan pelaksanaan Pilchiksung tahun ini Aceh Besar juga terdapat di Gampong Garot, Kecamatan Darul Imarah, dimana kandidat yang kalah menolak hasil kemenangan salah seorang kandidat, namun setelah adanya koordinasi panjang, semuanya sudah sportif dan menerima kenyataan. Dan panitia kembali melanjutkan perhitungan suara di TPS yang sempat tertunda perhitungan suara, pada Senin kemarin, pasca ada insiden tersebut.

Sedangkan di Kecamatan Simpang Tiga, prosesi Pilchiksung juga sempat terganggu. Yaitu di Gampong Aneuk Batee disebabkan terjadinya insiden kebakaran salah satu lingkungan pondok pasantren dan salah satu rumah warga yang ada di wilayah tersebut, serta terjadinya kemalangan salah satu warga setempat, meninggal dunia. Pelaksanaan Pilchiksung kembali dilaksanakan pada hari Selasa, 6 Agustus 2019. (Dahlan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *