Himbauannya Didukung Abi Lampisang, Bupati Mawardi Senang

Kota Jantho (MA) – Penasehat Gubernur Aceh, bidang syariat Islam, yang juga sosok Ulama kharismatik Teungku Haji Ahmad Tajuddin dan akrab disapa Abi Lampisang memenuhi undangan  Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali sejenak saat sebelum keberangkatannya ke tanah suci Makkah almukarramah dalam rangka menunaikan rukun Islam yang kelima, naik haji ke Baitullah.

Abi Lampisang bersama rombongannya berangkat dari Dayah Al Muhajirin yang dipimpinnya di Gampong Lampisang Tunong, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, pada Jum’at malam 2 Agustus 2019 berkisar pukul 19:45 WIB menuju ke jalan Teungku Hasan di Bakoi, Gampong Meunasah Baro, Kecamatan Ingin Jaya Tepatnya di kediaman pribadi Ir Mawardi Ali yang menjabat sebagai bupati terpilih di Aceh Besar pada 2017 lalu.

Setelah menempuh perjalanan 45 menit dengan kecepatan rata-rata 80/km dengan menggunakan dua mobil sedan khusus dan satu mobil labi-labi angkutan umum yang dipakai untuk menghadiri undangan orang nomor satu di Aceh Besar dan dikabarkan sebelumnya hendak menunaikan ibadah haji.

Setiba Abi Lampisang dan rombongan di tempat tujuan undangan, langsung dipersilahkan masuk oleh petugas di lingkungan rumah pribadi Ir Mawardi Ali, tempat yang disediakanpun saban persis lokasi saat digelar konferensi pers terkait pelayangan surat edaran Bupati Aceh Besar yang bernomor 451/3442/2019 kepada pihak Bandara Sultan Iskandar Muda tentang himbauan untuk menghentikan aktifitas penerbangan selama 12 Jam pada hari pertama dua Hari Raya Id(Idul Adha dan Idul Fitri), Surat Himbauan yang dikeluarkan Pemkab Aceh Besar pada 24 juli 2019 yang lalu  itu di tujukan kepada General Manager PT Angkasa Pura II yang ditembuskan kepada Gubernur Aceh, Ketua DPRA, Kapolda Aceh, Kanwil Kemenkumham serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Dalam surat himbauannya tersebut, Mawardi Ali menghimbau agar seluruh maskapai penerbangan yang memasuki wilayah Kabupaten Aceh Besar agar menaati segala peraturan dan undang-undang syariat islam yang berlaku di Aceh secara umum dan Aceh Besar secara khusus.

Sejenak menunggu kehadiran Bupati, Abi Lampisang bersama rombongan disuguhkan dengan minuman aqua gelas yang sudah tersedia, lalu diantarkan juga teh, kopi dan kue adee ciri khas oleh-oleh dari Meureudu oleh yang merangkap pelayan setempat. Tak berlangsung lama, Ir Mawardi Ali menyapa dan beramah tamah dengan Abi Lampisang serta rombongannya dari kalangan Dayah, Panitia Masjid juga Perangkat Gampong.

Sembari Abi Lampisang dan rombongan dipersilahkan minum teh dan mencicipi hidangan yang telah disediakan, Ir Mawardi Ali menyampaikan ihwal sebelumnya banyak dari para pekerja bandara yang datang mengadu soal keinginan mereka dapat melaksanakan salat id pada dua Hari Raya Umat Islam (Idul Adha dan Idul Fitri) lantaran ada yang sudah delapan tahun tidak dapat melaksanakan salat id bahkan tidak bisa langsung bersilaturrahmi dengan keluarga mereka pada hari raya pertama, ungkap  Mawardi.

Dan ia juga menyampaikan perihal yang terjadi setelah ia mengeluarkan surat himbauan kepada pihak maskapai di bandara SIM, dengan lugas ia mengutarakan bahwa apa yang telah dilakukannya ternyata berbuah kericuhan publik yang menanggapi dari berbagai sisi. Namun ia sangat menyayangkan ada tanggapan yang datang dari beberapa pemuda, saat ditanya soal penerbangan sama sekali tidak tahu dan tidak pernah terbang naik pesawat. Sambil ketawa kecil Mawardi melanjutkan perbincangannya dengan Abi Lampisang, tampak dengan mimik wajah senang hatinya ia juga menyampaikan rasa terimakasihnya yang sangat besar atas dukungan Abi Lampisang kepadanya yang telah membuat himbauan dalam hal syiar untuk mengukuhkan keberadaan Aceh sebagai daerah yang sangat kental nuansa Islaminya,  dan dikenal dalam peradaban sejarah Aceh bersyariah Islam.

“Baik Aceh umumnya dan Aceh Besar khususnya,” ujar Ir Mawardi Ali di hadapan tamu undangannya Abi Lampisang beserta rombongan yang ikut mendengarkan segala penyampaian orang nomor satu di Aceh Besar saat ini.

Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali mengatakan masih istiqamah dengan surat edaran himbauannya itu,

“Hentikan aktifitas maskapai selama 12 jam di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) pada hari pertama dua hari raya id (Idul Adha dan Idul Fitri-red), “ pinta bupati.

Selepas berbincang lama, Abi Lampisang memimpin rombongan bertasbih tahlil berdoa dan bershalawat bersama  kepada janjungan alam Nabi Muhammad SAW, untuk keselamatan kedamaian kesejahtraan dan keberkahan bagi Aceh Besar.

“Semoga diridhai Allah SWT dalam perjalanan Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali dalam menunaikan Ibadah Haji  yang insha Allah Mabrur,” doa Abi Lampisang. “Amiinn,” sahut jamaah Abi Lampisang, undangan Bupati Aceh Besar.  (Mukhlisin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *