Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Segera Dilaksanakan

Untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), Perpustakaan Nasional RI melalui Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Aceh Besar mengadakan pengembangan perpustaakan dan TIK untuk layanan perpustakaan, yakni Tranformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar, Anita, SKM, M. Kes

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Annita, SKM, M.Kes mengatakan, perpustakaan punya andil dalam mensejahterakan masyarakat.

“Ini mempunyai tujuan yang konfrehensif namun terukur jelas bahwa melalui perpustakaan itu dapat mengubah masyarakat menjadi lebih sejahtera,” katanya.

Karenanya, perpustakaan dituntut semakin kreatif dan inovatif, sehingga dapat menumbuhkan berbagai kegiatan dengan melibatkan masyarakat, dan benar-benar bermanfaat untuk masyarakat.

“Karena program ini sungguh sangat jelas dan bermanfaat untuk masyarakat sehingga benar-benar harapannya itu adalah perpustakaan itu dapat mengekspresikan diri secara efektif dan representatif melalui program-program yang disuguhkan perpustakaan nanti terasa manfaatnya oleh masyarakat melalui berbagi, berkarya dan sejahtera,” terang Anita.

Menurut Anita, program tersebut dipastikan akan mampu mendorong semangat dan minat baca masyarakat, sebab hanya dengan membaca akan mampu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang saat ini dinilai masih di posisi rendah.

“Salah satu jembatan yang harus kita bangun untuk mengantarkan masyarakat ke pusat membaca, ya harus melahirkan berbagai inovasi yang nyatu dengan masyarakat sehingga lebih mudah dilaksanakan,” ujarnya.

Program transformasi berbasis inklusi sosial yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipannya ini akan dilaksankan mulai tahun 2019 ini. Program tersebut selain bentuk keseriusan Pemeirntah Kabupaten Aceh Besar dalam rangka meningkatkan SDM masyarakat dan menciptakan masyarakat Aceh Besar yang cerdas dan berwawawasan, juga merupakan program kementerian perpustakaan Republik Indonesia.

Saat ini utuk program tersebut sudah dilaksanakan di 21 provinsi dan 60 kabupaten dari 34 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.penerapan yang telah lebih luas terdapat hampir di seluruh kepulauan besar yang ada di Nusantara.

Untuk menunjang program tersebut, instansi bersangkutan juga telah menyiapkan berbagai kebutuhan terutama petugas yang kompeten dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat mulai dari akses bahan bacaan manual hingga menggunakan dunia maya alias internet.

Anita, optimis jika program ini sudah berjalan di Kabupaten Aceh Besar, maka berbagai informasi yang dibutuhkan masyarakat akan lebih mudah diakses, selanjutnya budaya membaca akan menjadi kebutuhan sehari hari masyarakat, meski hanya menggunakan fasilitas bukan yang disediakan perpustakaan.

“Semoga melalui program Transpormasi Perpustakaan ini dapat memberikan manfaat besar bagi daerah, masyarakat dan generasi Aceh Besar sekarang, dan kedepan,” demikian harap Anita.(***)

5 Gampong  Akan Jadi Acuan Terciptanya Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar menargetkan ada 5 Gampong yang menjadi sasaran penerapan Program Transpormasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, yang akan segera dilaksanakan pada tahun 2019 ini.

Kreatifitas masyarakat yang memberikan nama perpustakaan setempat dengan nama “Jambo membaca” dan Perpustakaan salah satu perpustakaan gampong yang sudah tumbuh baik dan banyak diminati pembaca dari berbagai kalangan sekaligus perpustakaan target percontohan prorgam Transpormasi Perpustakaan Inklusi sosial yang diterapkanmulai tahun ini.

Gampong tersebut diantaranya adalah Gampong Krueng Lamsayeung, Cot Jambo, Lambirah, Lampuyang dan Gampong Lam Ujong. Gampong tersebut terletak dikecamatan berbeda satu sama lain. Yakni terdapat di lima kecamatan dari 23 Kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Besar.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar, Anita, SKM, M.Kes mengatakan, lima gampong yang di ambil dan dijadikan sebagai pilit projek dari program tersebut, merupakan gampong dimana pusat masyarakat lebih ramai berkumpul di kawasan tersebut dan banyak melakukan aktifitas disana.

Jumlah Gampong yang diambil dari 604 yang ada di Aceh Besar itu, bukan berarti tidak memprioritaskan bagi gampong yang lain,tapi mengingat ketersediaan anggaran yang ada dan memudahkan dalam pembinaan oleh petugas.

Gampong yang diambil sebagai contoh pelaksanaan program Transpormasi Perpustakaan berbasis Inklusi Sosial ini, nantinya akan menjadi titik pedoman bagi gampong gampong yang lain untuk mengembangkan perpustakaan serupa. Maka direncanakan segala sesuatu hal yang dibutuhkan perlu dipersiapkan jauh lebih matang guna menghindari kegagalan dari apa yang telah dirancanakan.

“Lima Gampong itu nanti akan jadi contoh, maka segala sesuatu perlu dieprsiapkan dengan optimal, sehingga dapat dipastikan tidak boleh gagal dan harus mampu membina  puluhan dan ratusan gampong yang lain untuk selanjutnya,” kata Anita.

Anita, Mengaku sangat optimis program tersebut akan lebih mudah terlaksana di kabupaten Aceh Besar dan mampu mendampingi masyarakat untuk menghidupkan budaya membaca lebih baik kedepan, apalagi sedikitnya 108 Gampong di Kabupaten Aceh Besar telah memiliki perpustakaan Gampong sejak tahun 2008 lalu.

“Kehadiran perpustakan dalam warga ini tidak akan membuat masyarakat terkecut, sebab soal perpustakaan bukan hal yang tabu lagi bagi masyarakat Aceh Besar, namun melalui program ini dapat lebih membangkitkan semangat masyarakat dalam membudayakan membaca dan menjadikan membaca sebagai kebutuhan sehari hari,” timpal Anita. (***)

Manfaat Membaca Buku dalam Kehidupan

Buku adalah jendela dunia, dan kegiatan membaca buku merupakan suatu cara untuk membuka jendela tersebut agar kita bisa mengetahui lebih tentang dunia yang belum kita tahu sebelumnya.  Kegiatan tersebut dapat dilakukan oleh siapa saja, anak-anak, remaja, dewasa, maupun orang-orang yang telah berusia lanjut.

Buku merupakan sumber berbagai informasi yang dapat membuka wawasan kita tentang berbagai hal seperti ilmu pengetahuan, ekonomi, sosial, budaya, politik, maupun aspek-aspek kehidupan lainnya. Selain itu, dengan membaca, dapat membantu mengubah masa depan, serta dapat menambah kecerdasan akal dan pikiran kita.

Tanpa kita sadari, manfaat membaca buku dapat memberikan banyak inspirasi bagi kita. Namun sayangnya kegiatan membaca buku akhir-akhir ini telah banyak diabaikan berbagai kalangan dengan alasan kesibukan, maupun karena adanya media yang lebih praktis untuk mendapatkan informasi seperti televisi, radio, maupun media internet.

Berikut ini beberapa manfaat membaca buku yang bisa kita dapatkan selain mempercerdas otak. diantaranya:

Dapat Menstimulasi Mental

Otak merupakan salah satu organ tubuh yang memrlukan latihan agar tetap kuat dan sehat seperti organ tubuh yang lainnya. Dengan membaca buku dapat menjaga otak agar bisa tetap aktif sehingga dapat melakukan fungsinya secara baik dan benar. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa dengan membaca buku dapat merangsang mental bahkan dapat mencegah penyakit Alzheimer dan demensia.

Dapat Mengurangi Stress

Setelah seharian melakukan rutinitas harian yang melelahkan, tak jarang hal tersebut dapat memicu timbulnya stress. Dengan melakukan kegiatan membaca yang bisa dilakukan selama beberapa menit dapat membantu menekan perkembangan hormon stress seperti hormon kortisol. Dengan membaca dapat membuat pikiran lebih santai sehingga hal tersebut dapat membantu menurunkan tingkat stress hingga 67persen.

Selain relaksasi, dengan membaca buku dapat membawa kedamaian batin serta ketenangan yang sangat besar. Membaca dapat menurunkan tekanan darah serta telah terbukti membantu orang yang menderita gangguan mood tertentu dan penyakit mental ringan. Inilah manfaat membaca buku yang banyak orang abaikan, banyak orang beanggapan bahwa membaca buku justru membuat otak terus bekerja dan menimbulkan stres, padahal manfaat membaca buku adalah mengurangi stres.

Menambah Wawasan dan Pengetahuan

Dengan membaca buku dapat mengisi kepala kita tentang berbagai macam informasi baru yang selama ini belum kita ketahui yang kemungkinan besar hal tersebut dapat berguna bagi kita nantinya. Semakin banyak pengetahuan yang kita miliki, maka kita akan lebih siap untuk menghadapi tantangan hidup baik dimasa sekarang maupun di masa-masa yang akan datang.

Selain itu, ilmu pengetahuan merupakan hal yang sangat berharga yang tidak pernah dapat hilang meskipun kita kehilangan hal-hal lain didunia ini, seperti harta, benda, maupun yang lainnya. Cerita maupun ide-ide yang tertuang dalam sebuah buku yang kita baca dapat membantu untuk membuka jalan pikiran kita untuk lebih mengenal dunia lain, mendapatkan pemahama yang lebih dari sebelumnya.

Dapat Menambah Kosakata

Semakin banyak melakukan kegiatan membaca buku, maka akan semakin banyak kita mendapatkan penjelasan mengenai hal-hal yang belum kita ketahui, serta dapat menambah jumlah kosakata yang bisa kita gunakan dalam kehidupan keseharian kita. Hal ini tentu saja dapat membantu bagi kita untuk dapat mengartikulasikan, membantu menyampaikan pendapat dengan bahasa yang lugas, serta dapat menambah rasa percaya diri pada saat berbicara dengan orang lain.

Dapat Meningkatkan Kualitas Memori

Dengan membaca buku dapat memberikan andil untuk meningkatkan kualitas otak kita dalam proses mengingat, berbagai macam hal yang telah kita baca. Misalnya saja karakter, latar belakang, ambisi, sejarah, maupun berbagai macam unsur atau plot dari setiap alur cerita. Setiap memori dapat membantu untuk menempa jalur otak serta memperkuatnya. Selain itu juga dengan melakukan kegiatan membaca dapat menstabilkan suasana hati seseorang.

Dengan membaca buku dapat membantu latihan otak secara maksimal daripada hanya menonton televisi atau mendengarkan radio. Seorang presiden direktur dari riset Haskins Laboratories yang bernama Ken Pugh, PhD mengatakan bahwa kebiasaan membaca buku dapat memacu otak untuk berpikir dan berkonsentrasi.

Melatih Ketrampilan untuk Berfikir dan Menganalisa

Manfaat membaca buku dapat melatih otak untuk dapat berfikir lebih kritis maupun menganalisis adanya masalah yang tersaji dalam apa yang kita baca. Kita seperti mendapatkan akses atau jalan untuk dapat masuk ke dalam alur cerita dan membantu dalam penyelesaian cerita tersebut. Hal tersebut dapat membantu mengembangkan karakter kita di masa mendatang.

Dapat Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi

Pada saat membaca buku, kita dapat melatih otak untuk lebih fokus dan berkonsentrasi pada apa yang kita baca. Hal ini akan melatih kita untuk dapat juga lebih fokus dalam melakukan berbagai macam kegiatan atau rutinitas keseharian.

Melatih untuk Dapat Menulis Dengan Baik

Dengan bertambahnya kosakata yang kita miliki dari kegiatan membaca buku, otomatis dapat membantu kita untuk dapat membuat karya tulis sendiri dengan bahasa yang sebaik atau bahkan bisa lebih baik dari apa yang telah kita baca sebelumnya.

Dapat Memperluas Pemikiran Seseorang

Seseorang yang gemar membaca buku telah dilaporkan memiliki tingkat kreativitas yang lebih tinggi daripada orang-orang yang tidak atau kurang gemar membaca. Dengan kegiatan membaca buku, kita bisa berbagi pengalaman dengan orang lain tentang berbagai macam hal, yang nantinya bisa kita jadikan sebagai suatu bahan pertimbangan untuk dapat memutuskan sesuatu.

Dapat Meningkatkan Hubungan Sosial

Kegiatan gemar membaca buku ini juga mempengaruhi aspek kehidupan sosial masyarakat, dimana ia bisa lebih mengenal berbagai macam karakteristik, budaya, maupun kehidupan sosial suatu masyarakat. Sehingga apabila suatu saat ia berkunjung ke tempat tersebut, ia telah tahu bagaimana cara bersikap untuk menghormati adat serta kebudayaan mereka.

Dapat Membantu Mencegah Penurunan Fungsi Kognitif

Berdasarkan study yang dilakukan oleh Rush University Medical Center menyatakan bahwa Seseorang yang menghabiskan waktu mereka untuk melakukan kegiatan kreatif atau intelektual seperti membaca mengalami tingkat penurunan kognitif hingga 32% daripada mereka yang tidak membaca dikemudian harinya. Membaca buku dapat membuat otak bekerja lebih efisien yaitu dengan mengubah struktur neuropathologies yang berkaitan dengan usia.

Dapat Meningkatkan Empati Seseorang

Menurut penelitian yang dilakukan oleh New York University mengatakan bahwa dengan membaca buku dapat meningkatkan kemampuan kita untuk lebih memahami perasaan orang lain. Sehingga dapat meningkatkan kualitas hubungan yang lebih baik dengan orang-orang disekitar kita.

Dapat Mendorong Tujuan Hidup Seseorang

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Ohio State University menyatakan bahwa dengan membaca buku dapat membantu seseorang untuk mendapatkan motivasi dalam mengatasi berbagai macam hambatan, sehingga nantinya dapat membantu dalam mencapai tujuan hidupnya. Pada saat seseorang dapat lebih mengidentifikasi karakter, pengalaman, serta berbagai macam peristiwa yang seolah-olah hal itu sedang terjadi pada mereka, maka akan semakin besar kemungkinan bagi mereka untuk mengambil tindakan.

Dapat Membantu Kita untuk Terhubung Dengan Dunia Luar

Seorang psikolog dari University of Buffalo menyatakan bahwa ketika seseorang sedang membaca buku, hal tersebut dapat membantunya untuk mengidentifikasi karakter dalam buku yang ia baca. Ia akan mengalami jenis hubungan kehidupan nyata yang dapat meningkatkan rasa inklusi.  Dengan kata lain, membaca dapat meningkatkan persahabatan dengan dunia luar.

Dapat Lebih Berhemat

Dengan membaca buku akan membawa dampak pada segi perekonomian. Dimana dengan membaca buku dapat menghemat uang daripada harus bersusah payah mencari jasa penyedia informasi atau hiburan lainnya, misalnya bioskop.

Tips Membaca Buku Secara Efektif

  • Pilihlah waktu luang yang tepat untuk membaca buku, misalnya saja saat  malam hari menjelang tidur.
  • Pilih posisi yang nyaman pada saat membaca buku, misalnya dengan duduk di kursi. Selalu atur jarak antara mata dengan buku, yaitu sekitar 25 hingga 30 cm.
  • Menentukan tujuan membaca buku untuk mendapatkan hasil yang optimal. Seseorang yang membaca buku tanpa tujuan, sama saja dengan seorang pengembara yang tak tahu arah.
  • Sebelum membaca sebaiknya kita mengetahui gambaran besar tentang isi buku, hal tersebut akan mempermudah konsentrasi pada saat membaca.
  • Selalu fokus pada apa yang kita baca.
  • Menjadi pembaca yang aktif, dalam artian kita bisa melakukan dialog dengan buku. Misalnya saja kita bisa membuat berbagai pertanyaan yang nantinya akan kita temukan jawabannya di dalam buku yang kita baca.
  • Menentukan teknik dalam membaca, misalnya saja kapan waktu yang tepat untuk membaca dengan cepat, lambat, dengan nada keras, maupun membaca dalam hati.
  • Mencatat hal-hal penting yang telah kita baca. Hal ini akan membantu kita untuk mengingat intisari dari buku yang telah kita baca. (sumber net)

Tek Foto:

  1. Parasiswa mengisikan waktu istirahat di sekolah untuk membaca.
  2. Siswa antri di hadapan mobil perpustakaan keliling milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar di salah satu sekolah. Para siswa dapat membaca buku yang dibawa dan juga untuk meminjamnya dalam batas waktu tertentu.
  3. Tampak dari depan Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar berdiri kokoh sejak 2007 lalu.
  4. Kreatifitas masyarakat yang memberikan nama perpustakaan setempat dengan nama “Jambo membaca” dan Perpustakaan salah satu perpustakaan gampong yang sudah tumbuh baik dan banyak diminati pembaca dari berbagai kalangan sekaligus perpustakaan target percontohan prorgam Transpormasi Perpustakaan Inklusi sosial yang diterapkanmulai tahun ini.
  5. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Anita, SKM, M.K

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *