Buka Kajian MMQ: Walikota Kupas Makna Pentingnya Berbakti Kepada Kedua Orangtua

Banda Aceh (MAC)- Selama masih diberikan kesempatan hidup, itulah kesempatan terbaik untuk berbakti kepada orangtua. Berbakti pada keduanya adalah jalan termudah untuk masuk surga.
“Islam mewajibkan setiap anak untuk berbakti kepada kedua orang tuanya.”
Begitu ungkap Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, pada saat membuka kajian Majelis Manajemen Qalbu (MMQ) Daarut Tauhid Peduli di Aula Gedung Mawardy Nurdin, komples balai kota, Jumat 21 Desember 2018.
Aminullah juga mengungkapkan, salah satu di antara rahmat Allah SWT kepada orang yang beriman adalah mereka bisa saling memberikan kebaikan, sekalipun harus berpisah di kehidupan dunia. “Karena ikatan iman, Allah abadikan sekalipun mereka sudah meninggal,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga mengatakan, doa mukmin yang hidup kepada mukmin yang telah meninggal, Allah jadikan sebagai doa yang mustajab. “Doa anak saleh kepada orangtuanya yang beriman, yang telah meninggal, Allah jadikan sebagai paket pahala yang tetap mengalir.”
Kemudian Aminullah menyebutkan, dua hadis nabi terkait bakti seorang anak kepada orangtuanya yang telah meninggal. “Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: ‘Apabila seseorang mati, seluruh amalnya akan terputus kecuali tiga hal yakni sedekah jariyah, ilmu yang manfaat, dan anak sholeh yang mendoakannya’,”
“Di lain waktu, seseorang bertanya kepada nabi kita, ‘Wahai Rasulullah, apakah masih ada cara bagiku untuk berbakti kepada orangtuaku setelah mereka meninggal?’ Jawab Rasulullah, ‘Ya, menyalatkan mereka, memohonkan ampunan untuk mereka, memenuhi janji mereka setelah mereka meninggal, memuliakan rekan mereka, dan menyambung silaturahmi yang terjalin karena sebab keberadaan mereka’.”
Berdasarkan apa yang telah dicontohkan oleh Rasullah SAW, sebut wali kota, ada beberapa hal yang bisa disimpulkan bagaimana bentuk berbakti kepada orangtua ketika mereka berdua atau salah satunya meninggal dunia. “Pertama, mendoakan dan meminta ampunan pada Allah SWT untuk kedua orangtua, dan memenuhi janji mereka setelah meninggal dunia,” 
“Hal lainnya yakni, menjalin hubungan silaturahim dengan keluarga dekat keduanya yang tidak pernah terjalin, memuliakan teman dekat keduanya, dan yang terakhir bersedekah atas nama orangtua yang telah tiada,” demikian Aminullah Usman.
Kajian spesial Hari Ibu yang digagas oleh MMQ Daarut Tauhid Peduli bertema “Bakti Rasulullah SAW kepada Ibundanya yang Telah Tiada” itu diikuti oleh ratusan mahasiswi dan ustazah TPQ se-Banda Aceh. Sebagai pemateri tunggal, pihak panitia menghadirkan Ustazah Nucke Yulandari MPSi, dosen Psikologi Fakultas Kedokteran Unsyiah.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Aminullah turut didampingi oleh Kadis Syariat Islam Alizar, Kepala DPMG Dwi Putrasyah, dan Kabag Keistimewaan dan Kesra Setdako Arie Maula Kafka. (Ahmad Fadil/Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *