Peringati HJK 2018, Kodim 0116 Gelar Karya Bhakti

Nagan Raya (MAC)- TNI pada hakikatnya berasal dari rakyat dibentuk untuk melindungi  rakyat agar keamanan terjaga dan terjamin, untuk kemudian saling bahu membahu menegakkan kedaulatan negara. Selain itu, TNI juga dibentuk untuk mengisi pembangunan agar benar-benar menjadi negara dan bangsa yang mandiri.

Hal tersebut, dikatakan Komandan Kodim 0116/Nagan Raya, Letkol Kav Nanak Yuliana, SE.MM.iG, pada saat kegiatan Karya Bhakti Hari Juang Kartika tahun 2018 yang dilaksanakan secara serentak pada hari ini di seluruh jajaran Kodim 0116/Nagan Raya, Senin 3 Desember 2018.

Dandim juga mengatakan.”Karya Bhakti ini bertujuan, dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika, dimana TNI AD dilahirkan pada tanggal 15 Desember 1945. TNI AD merupakan rohnya masyarakat, lahir dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Oleh karena itu, apapun dan dimanapun rakyat ada kegiatan sosial yang bersifat kemasyarakatan, maka TNI AD akan selalu hadir ditengah-tengah rakyat,” katanya.

Tema yang diusung kali ini adalah: Melalui hari juang kartika, “TNI Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat”. Hal ini mengisyaratkan, bahwa Hari Juang Kartika adalah bentuk revitalisasi jati diri prajurit TNI AD sebagai tentara rakyat, yang harus selalu dekat dengan rakyat dan bersama-sama mewujudkan cita-cita bangsa untuk semakin berdaulat, mandiri, dan berkepribadian.

“Momentum ini, juga dimanfaatkan TNI AD untuk mengucapkan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah mencurahkan cintanya kepada TNI AD sehingga dapat mengemban setiap tugas dan amanah yang dipercayakan”.

“Dandim juga menyampaikan ucapan terima kasih secara tulus kepada masyarakat dan terus berusaha meningkatkan profesionalitas dan kinerja dalam mengemban tugas dan amanah rakyat,” tegas Nanak Muliana.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan, bahwa kegiatan ini bukti nyata peran TNI dalam kehidupan di tengah masyarakat, dengan melaksanakan karya bhakti bersama-sama masyarakat, bergotong  royong, diharapkan akan tercipta hubungan yang harmonis antara TNI dan Rakyat sehingga apa yang jadi tujuan utama dari pembinan teritorial akan terwujud yaitu kemanunggalan TNI dengan Rakyat. (Ahmad Fadil/Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *