Irwan Djohan: Banda Aceh Belum Terapkan Transportasi Umum Ramah Kaum Disabiltas

Banda Aceh (MAC)- Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas (HD) Se Dunia, pantia bersama menggelar kegiatan Diskusi Publik, Senin 3 Desember 2018. Kegiatan ini, digelar di salah satu Cafe yang berada diseputaran Simpang Lima, Kecamatan Kuta Alam.

Dalam diskusi publik ini, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Teuku Irwan Djohan, ST  mengatakan. Saat ini, Kota Banda Aceh sebagai ibukotanya provinsi Aceh, harus dapat memberikan ruang kepada penyandang disabilitas, baik itu dalam perencanaan maupun pembangunan Aceh, yang saat ini, belum dirasakan secara maksimal.

“Keberpihakan kepada penyandang disabilitas, harus dilibatkan secara nyata dari sektor ekonomi, sosial dan politik, supaya adanya rasa keadilan,”kata Wakil Ketua DPRA.

Selain itu, ia juga menyampaikan. Terkait dengan belum adanya qanun tentang disabilitas di Provinsi Aceh ini, maka belum menimbulkan kesadaran dari pemerintah untuk memperhatikan tentang keberadaan kaum disabilitas.

“Harus ada keberpihakan bagi kaum disabilitas untuk memperoleh kesempatan bekerja baik itu di instansi pemerintahan dan swasta. Dengan belum adanya qanun disabilitas ini, maka akan segera kita upayakan, masuk dalam Prolega di tahun 2019 mendatang,” pungkas Irwan Djohan yang juga Politisi Partai Nasdem ini.

“Kota Banda Aceh, sampai saat ini, belum juga menerapkan inovasi angkutan umum, seperti bus yang ramah kepada kaum disabilitas,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, dirinya meminta kepada Walikota Banda Aceh maupun Dinas Perhubungan, untuk dapat menyediakan angkutan tranportasi yang ramah bagi kaum disabilitas. Sehingga ruang khusus transportasi bagi disabilitas akan terpenuhi. (Ahmad Fadil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *