DPRK Banda Aceh Sahkan Tiga Raqan 2018 Menjadi Qanun Kota

Banda Aceh (MAC)- Seluruh Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, menyetujui tiga Rancangan Qanun (Raqan) prioritas Tahun 2018 untuk disahkan menjadi Qanun kota Banda Aceh.

Persetujuan dan keputusan dewan tersebut, ditetapkan dalam rapat paripurna penyampaian pendapat akhir Fraksi–Fraksi dewan terhadap rancangan qanun pemerintah kota Banda Aceh, yang berlangsung di Gedung Utama DPRK Banda Aceh, Jumat Malam, 22 Desember 2018.

Sebelum dilakukan pengesahan, rapat yang dipimpin wakil ketua DPRK Banda Aceh Heri Yulius tersebut, terlebih dahulu mendengarkan penyampaian pendapat akhir dari Fraksi–Fraksi dewan terhadap rancangan qanun pemerintah kota Banda Aceh untuk kemudian disahkan menjadi qanun.

Keputusan dewan yang dibacakan Plt Seketaris Dewan Yusnidar, S. Si tersebut, menetapkan tiga Raqan menjadi qanun, yang pertama adalah: Raqan tentang penyelengraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, Raqan Tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, dan Raqan Tentang Pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan pemukiman kumuh.

“DPRK Banda Aceh menyampaikan persetujuan mengenai Raqan sebagaimana dimaksud pada diktum kesatu dan dua kepada walikota Banda Aceh untuk disahkan dan diundangkan dalam lembaran daerah kota banda Aceh selambat lambatnya, tujuh hari setelah persetujuan ini,” kata Yusnidar pada saat membacakan putusan dewan.

Rapat yang berlangsung pada Jumat malam pukul 20.30 Wib tersebut, turut dihadiri Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah, Wakil Walikota Banda Aceh, Unsur Forkopimda, Segenap Anggota DPRK Banda Aceh dan para tamu undangan lainnya. (Ahmad Fadil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *